Karakteristik Penangkapan Ular di Wilayah Sumatera Utara

Gono Semiadi, Irvan Sidik

Abstract


Beberapa jenis ular eksport asal Indonesia yang mendapat perhatian dunia adalah Python
reticulatus (sanca sawah), dan kelompok “sanca gendang†yaitu: P. curtus (sanca ekor pendek)
dan P. brongersmai (sanca darah). Ketiganya masuk dalam daftar Apendik II CITES. Salah
satu permasalahan dalam memahami kondisi populasi di alam pada kelompok reptil ini adalah
luasnya habitat dan letak geografis, selain dari sifat satwa itu sendiri yang tidak memungkinkan
dilakukan sensus secara terstruktur dalam satu satuan waktu yang pendek. Untuk itu perlu
dilakukan suatu kajian tidak langsung yang dapat menjadi indikator penting mengenai
kondisinya di alam. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakteristik dan produksi dari
kegiatan pengumpulan sanca sawah dan gendang di daerah Sumatera Utara. Penelitian
dilakukan pada bulan September 2008 dengan metode survei terstruktur secara snow ball
technique. Survei dilakukan dengan menelusuri para pengumpul daerah, agen serta masyarakat
penangkap satwa liar dari mulai daerah Nangro Aceh Darusalam hingga Rantau Prapat. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa kegiatan penangkapan ular di wilayah Sumatera merupakan
suatu kegiatan yang melibatkan cukup banyak anggota masyarakat. Secara kualitas,
kemungkinan telah terjadi penurunan pada ular P. reticulatus, tetapi belum begitu tampak
pada ular P. brongersmai dan P. curtus. Namun dari segi populasi tangkapan untuk semua
kelompok ular tersebut ada kecenderungan penurunan dibandingkan dengan masa sepuluh
tahun yang lalu, walau secara kuantitas masih perlu dilakukan perhitungan yang lebih
mendalam lagi.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24002/biota.v16i2.101

Refbacks

  • There are currently no refbacks.