Asosiasi Jenis Pada Komunitas Vegetasi Suksesi di Kawasan Pengendapan Tailing Tanggul Ganda di Pertambangan PTFI Papua

Yuanita Windusari , Robyanto H. Susanto, Zulkifli Dahlan , Wisnu Susetyo

Abstract


Penelitian dilakukan untuk mengetahui asosisasi jenis pada komunitas vegetasi di lahan tailing.
Tailing adalah residu akhir batuan alami setelah mengalami proses mineralisasi dan berbentuk
lumpur pasir. PT Freeport mengelola dan menempatkan tailing pada suatu kawasan lahan
basah yang direkayasa khusus yaitu Modified Ajkwa Deposition Area (ModADA). Terdapat
kawasan terpisah dalam ModADA yang tidak dipengaruhi tailing secara aktif dan relatif stabil,
struktur tanah mulai berkembang dan dimanfaatkan sebagai area suksesi alami atau reklamasi
disebut Tanggul Ganda. Metodologi yang digunakan adalah metode transek terdiri dari
beberapa plot bujur sangkar. Parameter pengamatan adalah struktur dan komposisi vegetasi
pada semua tingkat pertumbuhan (pohon, tiang, pancang, dan semai), serta kehadiran jenis
pada setiap plot. Penghitungan Indeks Nilai Penting (INP) jenis dan nilai asosiasi dua jenis
tumbuhan menggunakan uji Chi Square dan rumus Indeks Jacard. Hasil memperlihatkan jenis
pionir Phragminthes karka dominan pada kawasan Tanggul Ganda, dan keanekaragaman jenis
lebih tinggi pada area relatif kering. Nilai asosiasi untuk tingkat pohon tergolong tinggi
ditemukan antara Campnosperma brevipetiolata dan Ficus benjamina, tingkat pancang
ditemukan antara Neprolephis cardifolia dan Phylodendron sp. Berubahnya karakteristik
biofisik lahan tailing berkaitan dengan meningkatnya kualitas tanah yang akan mempengaruhi
asosiasi jenis dan keanekaragaman pada hutan suksesi.

Full Text:

PDF PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24002/biota.v16i2.106

Refbacks

  • There are currently no refbacks.