Sistim Perburuan dan Etnozoologi Biawak (Famili Varanidae) oleh Suku Yaur pada Taman Nasional Laut Teluk Cenderawasih

Deny A. Iyai, A. Gatot Murwanto, A. M. Killian

Abstract


Salah satu suku yang dikenal dan merupakan etnis pesisir adalah suku Yaur yang hidup di
dalam dan sekitar wilayah Taman Nasional Laut Teluk Cenderawasih. Beberapa satwaliar
sering dimanfaatkan oleh etnis Yaur, salah satunya adalah biawak (Varanus spp.). Bagaimana
berburu dan pemanfaatannya merupakan tujuan penelitian ini dilakukan. Sebanyak 15
responden dari 50 kepala keluarga telah berpartisipasi. Interview dan observasi dilakukan
untuk justifikasi antara informasi dan obyek meliputi jenis biawak dan aktifitas perburuan.
Hasil penelitian dinyatakan bahwa perburuan masih dilakukan secara tradisional. Sistim
perburuan individu dan kelompok merupakan pola yang masih berlangsung. Jerat, parang,
panah dan tombak serta tali dodeso digunakan dalam berburu. Terdapat 3 jenis jerat yaitu
jerat babi, jeat tikus dan jerat melingkar. Sementara kulit adalah bagian tubuh yang sering
digunakan. Hati, gigi dan lemak biawak juga digunakan. Tujuan pemanfaatan untuk kesehatan
dan minyak pijat. Tifa dan opset adalah dua produk dari kulit. Daging diproses dengan
pengasapan. Secara ekonomi kulit memiliki pasar yang prospektif.

Full Text:

PDF PDF


DOI: https://doi.org/10.24002/biota.v16i2.110

Refbacks

  • There are currently no refbacks.