Perbaikan Adaptasi Tanaman Gandum (Triticum aestivum L.) di Dataran Rendah Melalui Mutasi Induksi

Rati Riyati

Abstract


Penelitian bertujuan meningkatkan keragamanan genetik tanaman gandum di Indonesia
melalui teknik mutasi menggunakan sinar gamma dari Cobalt-60, dan menemukan galur
gandum yang dapat dibudidayakan di dataran rendah. Penelitian lapangan dilaksanakan di
Kebun Percobaan Universitas Gadjah Mada, Kecamatan Banguntapan, Bantul, Daerah
Istimewa Yogyakarta pada ketinggian  150 m dpl. Rancangan percobaan yang digunakan
adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor. Faktor I adalah iradiasi
sinar gamma yang terdiri atas 3 aras, yaitu D0 : Tanpa perlakuan iradiasi, D1: iradiasi 20 Krad,
dan D2: iradiasi 30 Krad. Faktor II adalah tanaman M3 yang terdiri atas 4 aras, yaitu: V1=WL-
2265, V2=SA-75, V3=DWR -195, dan V4=PN-81. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa
perlakuan iradiasi sinar gamma dengan Cobalt-60 dapat meningkatkan keragaman genetik
tanaman gandum di Indonesia dengan tetua WL-2265, SA-75, DWR-195, dan PN-81, sehingga
dapat digunakan sebagai sumber genetik baru dalam program hibridisasi. Varietas WL-2265
dan DWR-195 yang diberi perlakuan iradiasi sinar gamma Cobalt-60 dengan dosis 20 krad
maupun 30 krad dapat menghasilkan galur gandum yang mampu tumbuh di dataran rendah
dengan hasil yang lebih baik daripada tanaman tetuanya.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24002/biota.v17i1.122

Refbacks

  • There are currently no refbacks.