Estimasi Emisi Gas Karbondioksida (Co2) Dari Sektor Limbah Padat Di Kabupaten Karangasem Dengan Metode FIRST ORDER DECAY (FOD)

Affan Irfan Fauziawan

Abstract


 

Perubahan iklim telah menjadi persoalan global dan untuk mengatasinya melibatkan berbagai negara dan berbagai disiplin ilmu. Respon yang dilakukan pemerintah Indonesia di dalam menanggapi isu perubahan iklim dan pemanasan global tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 61 Tahun 2011 tentang Rencana Aksi Nasional Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca (RAN-GRK) dan Peraturan Presiden No. 71 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Inventarisasi Emisi GRK Nasional. Inventarisasi GRK di sektor limbah padat tingkat kabupaten ini perlu dilakukan, untuk mengetahui estimasi emisi GRK yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi emisi GRK dari sektor limbah padat di Kabupaten Karangasem, Bali. Pada penelitian ini, menggunakan metode First Order Decay (FOD) yang terdapat dalam IPCC 2006 GL. Dari hasil penelitian diketahui bahwa TPA di kabupaten Karangasem masih bersifat open dumping, yang memiliki Methane Correction Factor (MCF) sebesar 0,8. Jumlah sampah (limbah padat) yang masuk ke TPA tahun 2010 – 2015 mengalami peningkatan dari 37.419 m3 menjadi 43.212 m3. DOC (Degradable Organic Carbon) untuk jenis sampah yang masuk ke TPA (fraksi berat) yaitu sampah makanan 0,38, sampah kertas 0,44, sampah taman 0,49, sampah kain tekstil 0,3, sampah kayu 0,5, sampah kulit/karet 0,47. Berdasarkan hasil perhitungan, estimasi besarnya emisi GRK sektor limbah padat yang dihasilkan di kabupaten Karangasem, dari tahun 2011 sebesar 2.918 ton CO2e dan terus meningkat setiap tahunnya, hingga tahun 2015 emisi yang dihasilkan sebesar 9.153 ton CO2e/tahun.


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24002/biota.v2i1.1508

Refbacks

  • There are currently no refbacks.