Fraksi Petroleum Eter Tanaman Ceplukan (Physalis angulata L.) Menghambat Proliferasi dan Memacu Apoptosis pada Sel HeLa

Maryati Maryati, EM Sutrisna

Abstract


Hasil penelitian menunjukkan bahwa kanker masih menjadi penyebab utama kematian di
Indonesia, demikian juga di dunia. Oleh karena itu, penelitian untuk mengembangkan obat
baru sangat penting untuk dilakukan. Ceplukan (Physallis angulata L.) adalah salah satu
tanaman yang potensial untuk dikembangkan sebagai cancer chemoprevention agent. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek sitotoksik tanaman ceplukan serta efek pada
proliferasi dan apoptosis pada sel HeLa. Tanaman ceplukan diekstraksi dengan etanol 96%,
selanjutnya ekstrak difraksinasi menggunakan pelarut yang berbeda kepolarannya yaitu
petroleum eter, kloroform dan etil asetat. Penentuan efek sitotoksik dan pengaruh terhadap
proliferasi sel HeLa dilakukan dengan metode MTT. Pengaruh sampel terhadap apoptosis pada
sel HeLa dilakukan dengan doublestanning menggunakan ethidium bromide-acridyne orange.
Protein markers pada apoptosis diamati dengan immunocytochemistry. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa fraksi petroleum eter mempunyai efek sitotoksik pada sel HeLa dengan
nilai IC50 sebesar 120,198 µµg/ml. Fraksi petroleum eter menghambat proliferasi sel HeLa dan
memacu terjadinya apoptosis dengan meningkatkan ekspresi protein p53 dan Bax.

Full Text:

PDF PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24002/biota.v16i1.62

Refbacks

  • There are currently no refbacks.