Analisis Karakteristik Teori Antrian Pada Aplikasi Wireless Fidelity Menggunakan Opnet Modeler 14.5

Eko Fajar Cahyadi, Putra Utama Eka Sakti, Alfin Hikmaturokhman

Abstract


Abstract. Wi-Fi areas are accessible in many places, it makes it easier to access the Internet rather than using LAN cable. On the other hand, the Internet itself is a best effort network, which means it does not provide Quality of Service (QoS) mechanism and no traffic classification. This study evaluates the performance of three scheduling methods, including FIFO, Priority Queuing (PQ), and Weighted Fair Queuing (WFQ), on video conference, VoIP and FTP services, implemented in ST3 Telkom campus networks. The results of packet end-to-end delay and packet delay variation for VoIP in WFQ theory scenario is better than the others, that is 171,717ms and 0,977ms. While in video conference services, the result of packet end-to-end delay and packet delay variation in WFQ theory is better than other queuing theory as well, 32,495ms and 7,207ms respectively. This is because the WFQ scheduling mechanism has bandwidth allocation that adapts well to the requirements of the services.

Keywords: Wi-Fi, QoS, FIFO, PQ, WFQ

 

Abstrak. Area Wi-Fi banyak kita jumpai di berbagai tempat, menjadikannya sebagai media akses internet yang lebih mudah untuk digunakan dibandingkan menggunakan kabel LAN. Di lain sisi, internet sendiri merupakan jaringan yang bersifat best effort, yang berarti tidak menyediakan mekanisme Quality of Service (QoS) dan tidak ada klasifikasi trafik layanan. Penelitian ini mengevaluasi mengenai performansi dari tiga metode scheduling, diantaranya FIFO, Priority Queuing (PQ), dan Weighted Fair Queuing (WFQ), pada layanan video conference, VoIP dan FTP, menggunakan topologi Wi-Fi kampus ST3 Telkom. Nilai packet end-to-end delay dan packet delay variation untuk VoIP pada skenario WFQ lebih baik dibandingkan teori antrian lain, yaitu sebesar 171,717ms dan 0,977ms secara berurutan. Pada video conference, nilai packet end-to-end delay dan packet delay variation WFQ juga lebih baik dibandingkan teori antrian lain, yaitu dengan nilai 32,495ms dan 7,207ms secara berurutan. Hal ini dikarenakan pada WFQ memiliki alokasi bandwidth yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Kata Kunci: Wi-Fi, QoS, FIFO, PQ, WFQ


Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.24002/jbi.v6i4.464

Refbacks

  • There are currently no refbacks.