PEMBOBOTAN PENILAIAN ASPEK KESELAMATAN DI ZONA KERJA PADA MASA PELAKSANAAN PROYEK PENINGKATAN JALAN

Dewa Ketut Sudarsana, Mayun Nandiasa, Ida Bagus Made Artamana

Abstract


Road safety is a topic that came out over the years and has now become a worldwide
problem. This can be picked up with the founding of the Decade of Action for Road Safety 2010-
2020 by the United Nations. Efforts of prevention road safety during the implementation of road
improvement has been specified in the path of contract execution. However, assessment of safety
audits in the work zone on the road improvements has not been studied. Descriptive method used to
identify related attributes of safety in the work zone. Hierarchy and the weighting of each attribute is
used the Analytical Hierarchy Process (AHP) method. The results obtained in, the weighting of the 4
criteria division of work zones in sequence from the weight of greater are: the work zone; closers
zone; initial taper zone and end taper zone by weight are: 59%; 27%; 9% and 6%. Weight rating of
alternative attributes for closers zone criteria is: road work warning signs: lane usage instructions
signs; closers zone distance; narrowing of lanes of the road warning signs and speed limit warning
signs, with their respective weights are: 46%; 23%; 15%; 11%; 5%. Weight rating attributes
alternative to early taper zone criteria are: the installation of cone/guardrail; reflector at the initial of
the work zone; minimum taper length requirement with respective weights: 53%; 30%; 17%.
Assessment criteria attribute for the work zone are: minimum length of the work zone; the minimal
width of the work zone; installation cone/guardrail; and the minimum distance between work zones,
with respective weights: 70%; 15%; 9%; 6%. And the weight of attribute ratings for end zone
criteria is: the installation of cone/guardrail and followed with a minimum length end taper
requirements, with respective weights: 82%; 18%.

 

Abstrak: Keselamatan Jalan merupakan isu yang mengemuka dari tahun ke tahun dan saat ini sudah
menjadi permasalahan global. Hal ini dapat dilihat dengan dicanangkannya Decade of Action for
Road Safety 2010-2020 oleh Perserikatan Bangsa Bangsa. Upaya pencegahan keselamatan dijalan
selama masa pelaksanaan peningkatan jalan telah diatur dalam kontrak pelaksanaan jalan. Namun
cara penilaian pemeriksaan keselamatan di jalan pada zona kerja pelaksanaan peningkatan jalan
belum diteliti. Metode deskriptif digunakan untuk mengidentifikasi atribut terkait aspek keselamatan
di zona kerja pekerjaan jalan. Hirarki dan pembobotan penilaian masing masing atribut
menggunakan metode Proses Hirarki Analitikal (PHA). Hasil rancangan pembobotan pada level
kreteria medapatkan 4 kreteria pembagian zona kerja secara teurut dari bobot kepentingan yang
lebih besar adalah zona kerja; zona pendekat; zona taper awal dan zona taper akhir dengan bobot
adalah 59%; 27%; 9% dan 6%. Bobot penilaian atribut alternative untuk kreteria zona pendekat
adalah: rambu peringatan ada pekerjaan jalan; rambu petunjuk penggunaan lajur; jarak zona
pendekat; rambu peringatan penyempitan lajur jalan dan rambu peringatan batas kecepatan, dengan
bobot masing-masing adalah: 46%; 23%; 15%; 11%; 5%. Bobot penilaian atribut alternative untuk
kreteria zona taper awal adalah: pemasangan kerucut/guardrail; pemasangan reflector pada
pertemuan taper awal dengan zona kerja; persyaratan panjang taper minimum dengan bobot masingmasing:
53%; 30%; 17%. Penilaian atribut untuk kreteria zona kerja adalah: panjang zona kerja
minimum: lebar zona kerja minimum; pemasangan kerucut/guardrail; dan jarak antar zona kerja
minimum, dengan bobot masing-masing: 70%; 15%; 9%; 6%. Dan bobot penilaian atribut untuk
kreteria zona penjauh adalah: pemasangan kerucut/guardrail dan diikuti dengan persyaratan
panjang taper akhir minimum, dengan bobot masing-masing: 82%; 18%.


Kata kunci: keselamtan, metode PHA, zona kerja, peningkatan jalan


Keywords


safety; the AHP method; the work zone; improvement of roads

References


Bai Yong, Li Yingfeng. (2006). Determining Major Causes of Highway Work Zone Accident in Kansas. Kansas Department of Transportation.

Gilcrist Andrew and Allouche Erez N. (2005).Quantification of Social Costs Associated with Construction Project: State of the Art Review, Journal Tunneling and Undenground Space Technology. (20): 89-104, Enselvier

IndII (Indonesia Infrastructure Inisiatives). (2011). Petunjuk Praktis- Keselamatan Jalan Pada Zona Kerja Di Jalan, Dalam Mendukung Proyek-Proyek EINRIP.

KMUDJBM (Kementerian Pekerjaan Umum Dirtektorat Jendral Bina Marga). (2012). Serial Rekayasa Keselamatan Jalan, Panduan Teknis 3 Keselamatan Di Lokasi Pekerjaan, “Mewujudkan lokasi pekerjaan jalan yang lebih berkeselamatan” Prakarsa Infrastruktur Indonesia (IndII)- SMEC-AusAID.

Saaty, Thomas L. (1993). Proses Hirarki Analitik untuk pengambilan keputusan dalam Situasi yang kompleks. Jakarta: PT. Pustaka Binaman Pressindo


Full Text: PDF

DOI: 10.24002/jts.v14i1.1014

Refbacks

  • There are currently no refbacks.