PDF

Don Gaspar Noesaku da Costa
Abstract
Selama ini penentuan kelas hambatan samping jalan dan kapasitas ruas jalan hanya didasarkan pada frekuensi kendaraan masuk/keluar sehingga nilai derajat kejenuhan yang diperoleh tidak dapat digunakan untuk menggambarkan dampaknya terhadap gangguan perjalanan. Studi ini difokuskan pada penilaian dampak manuver belok kanan terhadap kelancaran dan keselamatan perjalanan sehingga penilaian kinerja didasarkan pada derajat kejenuhan, tundaan dan risiko kecelakaan. Risiko adalah fungsi dari peluang terjadinya kecelakaan dan konsekuensi yang dapat ditimbulkannya. Peluang tersebut diukur melalui nilai faktor keselamatan dan konsekuensinya ditentukan berdasarkan prakiraan kecepatan kendaraan saat benturan antara kendaraan arus mayor dan masuk/keluar SPBU. Ditemukan bahwa walaupun rasio arus belok kanan akibat manuver kendaraan masuk/keluar SPBU relatif rendah, namun 1) berdampak pada tundaan perjalanan yang cukup tinggi 2) peluang kecelakaan cukup tinggi karena sejumlah pengendara melaju dengan kecepatan di atas 50 km/jam 3) celah penyeberangan kritis rerata adalah sekitar 20 m sehingga dengan pilihan kecepatan tersebut potensi kecelakaan fatal mendekati 80%.
References

Bartlett, W., Baxter, A., Robar, N., 2007. Motorcycle Braking test: I.P.T.M. Data Through 2006. Accid. Reconstr. J. July-Augus, 19–21.

da Costa, D.G.N., Malkhamah, S., Suparma, L.B., 2018a. ”Use of the Safety Factor and Margin of Safety in Motorcyclist Accident Risk Management”. Int. J. Technol. 9 4 , 37–50. doi:https://doi.org/10.14716/ijtech.v9i4.941

da Costa, D.G.N., Malkhamah, S., Suparma, L.B., 2018b. ”Use of Systematic Approach in Accident Risk Analysis for Motorcyclists : A Conceptual Idea” 50 5 , 607–623. doi:10.5614/j.eng.technol.sci.2018.50.5.2

da Costa, D.G.N., Malkhamah, S., Suparma, L.B., 2017a. ”Pengelolaan Risiko Kecelakaan Lalu Lintas : Cakupan, Indikator, Strategi dan Teknik”, in: Proceeding of the 2nd Symposium of The University Network for Indonesia Infrastructure Development. Universitas Sriwijaya Palembang, Palembang, Indonesia, pp. 195–203.

da Costa, D.G.N., Malkhamah, S., Suparma, L.B., 2017b. ”Identifikasi Faktor Pemicu Persepsi dan Sikap Toleran Pengendara terhadap Risiko Kecelakaan”, in: Prosiding Simposium Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi Ke-20. Universitas Hasanudin Makasar, Makasar, p. in press.

da Costa, D.G.N., Malkhamah, S., Suparma, L.B., 2016. A Systematic Approach in Developing An Accident Risk Reduction Scheme, in: 6th International Annual Engineering Seminar. ISBN 978-1-5090-0741-7. Yogyakarta, Indonesia, pp. 13–18.

DaCoTA, 2013. Speed and Speed Management.

GRSP, 2008. Speed management: a road safety manual for decision-makers and practitioners. Global Road Safety Partnership, Geneva, Switzerland.

Hurst, L.M., 2011. Motorcyclist. A literature review and exploratory analysis of fatalities and serious injury collisions in relation to motorcyclists: Implications for education, engineering and enforcement initiatives.

Kementrian Perhubungan, 2015. Peraturan Mentri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 75 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Analisis Dampak Lalu Lintas.

Malkhamah, S., Suparma, L.B., da Costa, D.G.N., 2018. ”Considering the Effect of Motorcyclist Risk Tolerance in Accident Risk Management : A Preliminary Study” 20 2 , 78–85. doi:10.9744/CED.20.2.78-85

Mihradi, S., Golfianto, H., Mahyudin, A.I., Dirgantara, T., 2017. ”Head Injury Analysis of Vehicle Occupant in Frontal Crash Simulation : Case Study of ITB ’ s Formula SAE Race Car”. J. Eng. Technol. Sci. 49 4 , 534–545. doi:10.5614/j.eng.technol.sci.2017.49.4.8

Pemerintah Republik Indonesia, 2011. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2011 tentang Manajemen dan Rekaysa, Analisis Dampak Lalu Lintas serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas.

Schroeder, P., Kostyniuk, L., Mack, M., 2013. 2011 National Survey Of Speeding Attitudes and Behaviors. Washington DC.

Winkelbauer, M., Vavryn, K., 2015. Braking Performance of Experienced and Novice Motorcycle Riders - Results of a Field Study.