EKSISTENSI NILAI-NILAI PANCASILA DALAM PEMBAHARUAN HUKUM EKONOMI SYARI’AH DI INDONESIA

Aprina Chintya

Abstract


Since the emergence of Law No. 3 of 2006 on Religious Courts which states that sharia economy is an absolute authority of religious courts. When such authority becomes the jurisdiction of the religious courts, a complete codification of shari'a economic law is required so that the law has legal certainty and the judges have standard reference in solving cases of dispute in sharia business. Pancasila as a life guidance, norms fundamental staats, ground norm, and life of the Indonesian people requires that every rule under it must be based on the values that exist in Pancasila. Renewal of shari'ah economic law is a political Islam discourse that still must prioritize the existence of Pancasila values in the legislation established. The idea of enacting shari'ah economic law should promote the nationalistic tradition and pluralistic values even in its determination to adopt Islamic law.
Keywords: Pancasila, syari'ah economic law, Indonesia, norms fundamental staats.


Full Text:

PDF

References


Books

Abdul Manan, Hukum Ekonomi Syari’ah: dalam Perspektif Kewenangan Peradilan Agama, Jakarta: Kencana, 2016.

Amir Mualim, Metode Ijtihad Hukum Islam di Indonesia: Upaya Mempertemukan Pesan-Pesan Teks dengan Realitas Sosial dalam Buku Pancasila sebagai Ideologi Terbuka: Ideologi dan Tantangannya, Yogyakarta: Kanisius, 1995.

E. Widayat, Hubungan Agama dan Negara: Pandangan dari Sudut Agama, dalam Buku Pancasila sebagai Ideologi Terbuka: Ideologi dan Tantangannya, Yogyakarta: Kanisius, 1995.

Ign Gatut Saksono, Pancasila Soekarno (Ideologi Alternatif menghadapi Globalisasi dan Syari’at Islam), Yogyakarta: CV Urna Cipta Media Jaya, 2007.

Imam Soebechi, Hak Uji Materiil, Jakarta: Sinar Grafika, 2016.

Koento Wibisono Siswomihardjo, Peran Filsafat dalam Hidup Berbangsa, dalam Buku Pancasila sebagai ideologi Terbuka: Problema dan Tantangan, Yogyakarta: Kanisius, 1995.

Maria Farida Indrati Soeprapto, Ilmu Perundang-undangan: Jenis, Fungsi dan Materi Muatan, Yogyakarta: Kanisius, 2007.

Mubyarto, Ekonomi Pancasila: Gagasan dan Kemungkinan, Cet. Ke-3, Jakarta: LP3ES, 1993.

Muhyar Fanani, Membumikan Hukum Langit: Nasionalisasi Hukum Islam dan Islamisasi Hukum Nasional Pasca Reformasi, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2008.

Notonagoro, Pancasila Dasar Falsafah Negara: Kumpulan Tiga Uraian Pokok-Pokok Persoalan Pancasila, Jakarta: Pancuran Tujuh, 1974.

Soerjono Soekanto, Beberapa Permasalahan Hukum dalam Kerangka Pembangunan di Indonesia, Jakarta : Yayasan Penerbit UI, 1975.

Sudarto Gautama and Robert N. Hornick, An Introduction to Indonesian Law: Unity in Diversity, Bandung: Alumni, 1974.

Teguh Prasetyo dan Arie Purnomosidi, Membangun Hukum Berdasarkan Pancasila, Bandung: Nusa Media, 2014.

Zainuddin Ali, Hukum Ekonomi Syari’ah, Jakarta: Sinar gRfika, 2009.

Journals and Conferences

Maryanto, Urgensi Pembaharuan Hukum Indonesia Berdasarkan Nilai-Nilai Pancasila, dalam Jurnal Hukum Unissula Semarang, Vol XXV, No. 1, April 2011.

Saafroedin Bahar et.al., Risalah Sidang Badan Penyelidikan Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI), Sekertariat Negara Republik Indonesia, 1998.




DOI: https://doi.org/10.24002/jep.v33i2.1358

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Justitia et Pax

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Justitia Et Pax
Fakultas Hukum
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Jln. Mrican Baru 28, Yogyakarta