MARITIME CONNECTIVITY TERKAIT ASEAN TRADE IN GOODS AGREEMENT

Aldo Rico Geraldi

Abstract


This research aims to analyze free trade within the framework of the ASEAN Free Trade Agreement and the ASEAN Trade in Goods Agreement as well as the ASEAN Maritime Connectivity and ASEAN Trade in Goods Agreement in the framework of free trade. This research uses normative legal research methods. The results of this research indicate that AFTA is a major driver in the ASEAN free trade sector through the CEPT mechanism. ATIGA was then born focusing on reducing and abolishing ASEAN trade tariffs. As for ASEAN connectivity is the relationship between countries that facilitate the flow of capital, goods, services, and people within the region to become a barrier-free trade route for trade liberalization by sea.

Keywords: ASEAN Free Trade Agreement, ASEAN Trade in Goods Agreement, ASEAN Maritime Connectivity

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perdagangan bebas dalam kerangka ASEAN Free Trade Agreement dan ASEAN Trade in Goods Agreement serta keterkaitan ASEAN Maritime Connectivity dan ASEAN Trade in Goods Agreement dalam kerangka perdagangan bebas. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa AFTA menjadi penggerak utama dalam sektor perdagangan bebas ASEAN melalui mekanisme CEPT. Kemudian lahirlah ATIGA yang berfokus pada tindakan pengurangan dan penghapusan tarif perdagangan ASEAN. Sedangkan terkait dengan konektivitas ASEAN merupakan keterhubungan negara-negara yang memudahkan aliran modal, barang, jasa, dan orang dalam kawasan agar menjadi jalur perdagangan bebas hambatan untuk liberalisasi perdagangan melalui laut.

Kata Kunci: ASEAN Free Trade Agreement, ASEAN Trade in Goods Agreement, ASEAN Maritime Connectivity

Keywords


ASEAN Free Trade Agreement, ASEAN Trade in Goods Agreement, ASEAN Maritime Connectivity

Full Text:

PDF

References


Akrasenee, Narongchai, 2000, ASEAN in The Past 33 Years Lessons for Economic Cooperation, CSIS, Jakarta.

Association of Southeast Asian Nations, 2013, Roadmap for an ASEAN Community 2009-2015, 9th Reprint, the ASEAN Secretariat, Jakarta.

AK, Syahmin, 1988, Masalah-Masalah Aktual Hukum Organisasi Internasional, Armico, Bandung.

A.E, Yustika, 2002, Memetakan Perekonomian Indonesia, PT Grasindo, Jakarta.

Adolf, Huala, 2012, Hukum Penyelesaian Sengketa Internasional, Sinar Grafika, Jakarta.

Adolf, Huala, 2004, Perjanjian Penanaman Modal Dalam Hukum Perdagangan Internasional (WTO), Rajawali Pers, Jakarta.

Anwar, 1999, Chairul, Hukum Perdagangan Internasional, CV. Novindo Pustaka Mandiri, Jakarta.

Bashri, Yanto et al., 2003, Mau Ke Mana Pembangunan Ekonomi Indonesia, Prisma Pemikiran Prof. Dr. Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, Predna Media, Jakarta.

Cipto, Bambang, 2007, Hubungan Internasional di Asia Tenggara, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Departemen Perdagangan Republik Indonesia, 2011, Menuju ASEAN Economic Community 2015, Depdagri, Jakarta.

Fajar, Mukti et al., 2010, Dualisme Penelitian Hukum Normatif & Empiris, Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Gofar Bain, 2001, Uruguay Round dan Sistem Perdagangan Masa Depan, Djambatan, Jakarta.

Hanitijo, Ronny, 1991, Metode Penelitian Hukum, Ghalia Indo, Jakarta.

Hartono, CFG Sunaryati, 1996, Globalisasi dan Perdagangan Bebas, BPHN Departemen Kehakiman, Jakarta.

Halwani, R. Hendra, 2002, Ekonomi Internasional & Globalisasi Ekonomi, Ghalia Indonesia, Bogor.

Jiwandono, Soedjati, 1999, Perubahan Global dan Perkembangan Studi Ilmu Hubungan Internasional, Almuni, Bandung.

Khor, Martin, 2010, Memperdagangkan Kedaulatan: Free Trade Agreement dan Nasib Bangsa, Insist Press, Yogyakarta.

Koers, Albert W.,1994, Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa Tentang Hukum Laut, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Luhulima, C.P.F., 2011, Dinamika Asia Tenggara Menuju 2015, Pustaka Pelajaran & LIPI, Jakarta.

Mustafa, Rujhan, 2009, Pembangunan Ekonomi Integrasi Asia Timur, Universiti Malaysia Sarawak, Samarahan.

M, Fakih, 2002, Runtuhnya Teori Pembangunan dan Globalisasi, Insist Press, Yogyakarta.

Parthiana, I Wayan, 2002, Hukum Perjanjian Internasional Bagian 1, Mandar Maju, Bandung.

Panglaykim, Yusuf, 1982, Multinational Corporation dan Segi Tiga/Segi Lima Kekuatan, Binacipta, Bandung.

Prabowo, D. et al, 2005, AFTA Suatu Pengantar, BPFE, Jakarta.

Perwira, Putri, 2013, Dukungan Indonesia Terhadap ASEAN Connectivity Dalam Perspektif Konstruktivisme, Journal Skripsi Ilmu Hubungan Internasional, Fisip Universitas Airlangga.

Rugman, Alan, 2000, The End Of Globalization, Random House Bussiness Books, London.

Rektorat Jenderal Kerjasama ASEAN Departemen Luar Negeri RI, 2007, ASEAN Selayang Pandang, Departemen Luar Negeri RI, Jakarta.

Sjamsumar et al., 1996, Kerjasama ASEAN: Latar Belakang, Perkembangan dan Masa Depan, Ghalia Indonesia, Jakarta.

Suryokusumo, Sumaryo, 2007, Studi Kasus Hukum Internasional, Tatanusa, Jakarta.

Setiawan, Bonnie, 2010, Bahaya Perdagangan Bebas ASEAN, Resistensi dan Alternatif Globalisasi, Jakarta.

Sekretariat Nasional ASEAN, 2010, Asean Selayang Pandang, Departemen Luar Negeri Republik Indonesia, Jakarta.

Silalahi, M. Daud, 1992, Pengaturan Hukum Lingkungan Laut Indonesia Dan Implikasinya Secara Regional, Pustaka Sinar Harapan, Jakarta.

Severino, Rodolfo, 1998, Asia Policy Lecture : What ASEAN Is and What It Stands For, The Research Institute for Asia and the Pacific, University of Sydney Australia.

Sefriani, 2010, Hukum Internasional Suatu Pengantar, RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Tarnama, Hilton, et al., Mekanisme Penyeselaian Sengketa di ASEAN Lembaga dan Proses, Graha Ilmu, Yogyakarta.

Tambunan, Tulus TH., 2004, Globalisasi dan Perdagangan Internasional, Ghalia Indonesia, Bogor.

Thontowi, Jawahir et al., 2006, Hukum Internasional Kontemporer, Refika Aditama, Bandung.

Widjaya, Albert, 1982, Impak Kegiatan Perusahaan Multinasional Terhadap Keadaan Sosial dan Politk di Indonesia, Binacipta, Bandung

Aldo Rico Geraldi, “Yuridical Analysis To The Concept Of Exclusive Economic Zones And Continental Shelf Relating To The Island Of Senkaku / Diaoyu Between Japan And China Based On The United Nations Convention On The Law Of The Sea 1982”, Jurnal Komunikasi Hukum, Vol. 3, No. 2, 2017.

Aldo Rico Geraldi, “Penyelesaian Sengketa Investasi Melalui International Centre For Settlement Of Investment Dispute (Studi Kasus Pemerintah Indonesia Vs Churchill Mining)”, Tanjungpura Law Journal, Vol. 1, Issue 2, 2017, hlm. 93.

Aldo Rico Geraldi, “Pertanggungjawaban Pemerintah India Terkait Tindakan Pelanggaran Kekebalan Dan Keistimewaan Yang Dilakukan Terhadap Perwakilan Diplomatik Amerika Serikat Ditinjau Dari Ketentuan Hukum Internasional”, Jurnal Komunikasi Hukum, Vol. 3, No. 1, 2017

Aldo Rico Geraldi, “Penyelesaian Sengketa Kasus Investasi Amco Vs Indonesia Melalui ICSID”, Kertha Semaya, Vol. 02, No. 02, 2014.

Aldo Rico Geraldi, “Kompetensi Arbitrase Internasional Dan Pengadilan Nasional Terkait Penyelesaian Sengketa Penanaman Modal Asing”, Jurnal Advokasi FH UNMAS, Vol. 7, No. 2, 2017.

Mely Caballero-Anthony, “Mechanism of Dispute Settlement: The ASEAN Experience”, Contemporary Southeast Asia, Vol. 20, No. 1, 1998.

Ratna Artha Windari dan Aldo Rico Geraldi, “Kedaulatan Dan Suksesi Negara Terkait Dengan Asas Pacta Tertiis Nec Nocent Nec Prosunt Dalam Hal Pemisahan Timor Timur Dari Wilayah Republik Indonesia”, Arena Hukum, Vol. 10, No. 3, 2017.

Loveyta, “Perlindungan Terhadap Kepentingan Nasional Melalui Pengecualian Penerapan Prinsip-Prinsip WTO Untuk Negara Berkembang”, Makalah Hukum Ekonomi Internasional, Fakultas Hukum Univ. Brawijaya, Malang, 2008.

Direktorat Jenderal Kementerian Kerja Sama ASEAN Kementrian Luar Negeri RI, “ASEAN”, http://www.kemlu.go.id/Documents/Tentang%20ASEAN/Buku%20Ayo%20Kita%20Kenali%20ASEAN.pdf, diakses 10 Maret 2018.

Dian Wahyudin, “Peluang Atau Tantangan Indonesia Menuju Asean Economic Community (AEC) 2015”, www.stiami.ac.id, diakses 10 Maret 2018.

Kementerian Luar Negeri RI, “Pertemuan I Forum Maritim ASEAN (AMF)”, http://kemlu.go.id/_layouts/mobile/PortalDetail-PressReleaseLike.aspx?l=en&ItemId=68675e11-b4bd-4fea-85c5-8451ba3ba6b3, diakses 10 Maret 2018.

Triyono Wibowo, “ASEAN Maritime Forum Akan Dapat Mengatasi Berbagai Isu Terkait Wilayah Maritim”, http://www.tabloiddiplomasi.org/previous-isuue/104-agustus-2010/903-asean-maritime-forum-akan-dapat-mengatasi-berbagai-isu-terkait-wilayah-maritim.html, diakses 10 Maret 2018.




DOI: https://doi.org/10.24002/jep.v34i1.1625

Refbacks

  • There are currently no refbacks.