KAJIAN ERGONOMI LEMARI, MEJA DAN KURSI PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR (STUDI KASUS: RUANG STUDIO ARSITEKTUR UNIKA MUSI CHARITAS DI PALEMBANG)

Dhita Wahyu Anggraeni

Abstract


Abstract: Design architecture was the college the nucleus in engineering study program architecture. Activities exercise and finished the task is done in studios picture , that is the main facility required to smooth teaching and learning in lecture architecture .Instrumentality used in studios is furniture of a cupboard, tables and chairs .Its furniture must comply with needs that ergonomic .Study ergonomics to do with furniture in engineering study program architecture especially in classrooms , a studio and space duty the end .The purpose of this research is studying about the mebel-mebel have met the requirements ergonomics .The findings of the study give contribution to furniture next election .A measure in research that is athropometric .Methods used in this research is descriptive exploration with to match ergonomics furniture existing with users. From the review found that furniture is in studios is not adequate furniture ergonomic , who make a difference on the activities of done users.

Keywords: furniture, ergonomics, activity users

Abstrak: Perancangan arsitektur merupakan mata kuliah inti dalam Program Studi Teknik Arsitektur. Kegiatan latihan dan menyelesaikan tugas dilakukan di dalam Ruang studio gambar, yang merupakan fasilitas utama yang dibutuhkan untuk kelancaran belajar mengajar pada perkuliahan Arsitektur. Sarana yang digunakan di dalam ruang studio adalah mebel berupa lemari, meja dan kursi. Mebel tersebut harus memenuhi standar kebutuhan yang ergonomis. Kajian ergonomi akan dilakukan terhadap mebel  di Program Studi Teknik Arsitektur khususnya pada ruang kelas, studio dan ruang Tugas Akhir. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji sejauhmana mebel-mebel tersebut telah memenuhi persyaratan ergonomi. Hasil kajian memberi konstribusi terhadap pemilihan mebel selanjutnya. Tolok ukur dalam penelitian yaitu athropometri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif eksploratif dengan mencari hubungan antara ergonomi mebel yang sudah ada dengan para pengguna. Dari hasil kajian ditemukan bahwa mebel yang ada di ruang studio tidak memenuhi standar mebel yang ergonomis, yang memberi pengaruh terhadap aktivitas  yang dilakukan pengguna.

Kata kunci: mebel, ergonomi, aktivitas pengguna

 


Keywords


mebel; ergonomi; aktivitas pengguna; furniture;ergonomics; activity users

Full Text:

PDF

References


Amin, Rahmi dkk. 2012. Wujud Fisik Ruang Studio Gambar Arsitektur: Eksistensi Elemen Interior Terhadap Kreativitas Dan Kemandirian Mahasiswa Dalam Proses Pembelajaran. Prosiding Volume 6: Desember 2012 Group Teknik Arsitektur ISBN : 978-979-127255-0-6. Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.

Beddu, Syarif dkk. 2012. Studi Ergonomi Furnitur Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Studi Kasus : Meja Dan Kursi Di Jurusan Arsitektur). Prosiding Volume 6: Desember 2012 Group Teknik Arsitektur ISBN : 978-979-127255-0-6. Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin.

Dharmawan, Cherry. Kriteria Desain Fasilitas Kerja Studio Perancangan Program Studi Desain Interior Unikom. Majalah Ilmiah UNIKOM Vol.9, No. 1. Program Studi Desain Interior Fakultas Desain UNIKOM.

Panero, J. & Martin Zelnik. 2003. Dimensi Manusia dan Ruang Interior. Jakarta: Erlangga.

Roihanah, Ita. 2014. Penilaian Afektif Terhadap Kualitas Ruang Studio Arsitektur Studi Kasus: Ruang Studio Lantai 6 Gedung Arsitektur ITB. Prosiding Temu Ilmiah IPLBI. Mahasiswa Magister Arsitektur Alur Riset 2013.

Sigit Arifin, Liliany. 2002. Manajemen Pengajaran Di Studio Disain Arsitektur. Jurnal Ilmiah Dimensi Tenik Arsitektur, Vol.30, No.1, Juli 2002. Jurusan Desain Interior, Fakultas Seni dan Desain– Universitas Kristen Petra, Surabaya.




DOI: https://doi.org/10.24002/jars.v11i1.1105

Refbacks

  • There are currently no refbacks.