STUDI MORFOLOGI KAWASAN KOTAGEDE DI KOTA YOGYAKARTA: Perkembangan Pola Kawasan Kotagede dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya.

Muhammad Khadafi Litiloly

Abstract


Abstract: Kotagede is a historical area in the Special Region of Yogyakarta, strong as a Javanese cultural preserve. Kotagede residents have settled here since the Mataram kingdom was founded in the 16th century. Some historical relics in Kotagede include the ruins of the palace, the tomb of the king, the grand mosque, and the surrounding surrounding. Kotagede is famous for silverware and heritage tourism. In this paper, the urban morphology is discussed and the influence of the factors that shape the Kotagede region. The purpose of writing is to find patterns of formation and development of the Kotagede region from time to time, as well as knowing the factors that influence it. The method used is literature study and field study. Comparisons between field studies and literature can produce conclusions about the history of the development of the Kotagede region.

Keywords: urban morphology, urban, region, kotagede

Abstrak: Kotagede adalah kawasan bersejarah di Daerah Istimewa Yogyakarta, kuat sebagai cagar budaya Jawa. Warga Kotagede menetap di sini sejak kerajaan Mataram berdiri abad ke 16. Beberapa peninggalan sejarah di Kotagede antara lain puing-puing kraton, makam raja, masjid agung, serta beteng yang mengelilinginya. Kotagede terkenal karena kerajinan perak dan wisata heritage. Dalam tulisan ini dibahas morfologi kota kawasan dan pengaruh dari faktor-faktor yang membentuk kawasan Kotagede. Tujuan dari penulisan adalah menemukan pola pembentuk dan perkembangan kawasan Kotagede dari masa ke masa, serta mengetahui faktor-faktor  yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dan studi lapangan. Perbandingan antara studi lapangan dan studi pustaka dapat menghasilkan kesimpulan tentang sejarah perkembangan kawasan Kotagede.

Kata Kunci: morfologi,kota, kawasan, kotadegede

 


Keywords


morfologi,kota, kawasan, kotadegede, urban morphology, urban, region

Full Text:

PDF

References


Amsamsyum, K.A.S. (2019). Perubahan Morfologi Kawasan Dusun Sukunan Di Yogyakarta. Jurnal Arsitektur KOMPOSISI, 12(1), 53. https://doi.org/10.24002/jars.v12i1.1646

Birkhamshaw, A J and J.W.R. Whitehand. (2012) Conzenian Urban Morphology and the Character Area of Planners And Residents. Urban Design International (17), 4–17.

Danisworo, M. (1989) Urban Landscape Sebagai Komponen Penentu Kualitas Linkungan Kota. Makalah Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik UK. Petra. Surabaya.

Halim, G., & Roychansyah, M. S. (2018). Perubahan Morfologi Kawasan Seturan, Yogyakarta. Temu Ilmiah Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia (IPLBI) 2018, 37–43. Semarang: Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia.

James, P. and Bound, D. (2009) Urban Morphology Types and Open Space Distribution in Urban Core Areas. Urban Ecosystem 12:417:424 doi 10.1007/s11252-009-0083-1.

Kostof, S. 1999. City Shaped. London: Thames and Hudson.

Kostof, S. 1999. The City Assembled. London: Thames and Hudson.

Lynch, K. (1969) The Image of The City. Cambridge, Massachusetts: MIT Press.

Markus, Z. (1999) Perancangan Kota Secara Terpadu. Yogyakarta: Kanisius.

Munggiarti, A., & Buchori, I. (2016). Pengaruh Keberadaan Perguruan Tinggi Terhadap Perubahan Morfologi Kawasan Sekitarnya. Geoplanning: Journal of Geomatics and Planning, 2(1), 51–68. https://doi.org/10.14710/geoplanning.2.1.51-68

Mumford, L. (1967). The Myth of The Machine (Vol. I): Technics and Human Development. New York City: Brace and Jovanovich.

Nielsen, G., J. N, C. Mulley, G. Tegner, G. Lind and T. Lange. (2005). Public Transport - Planning the Networks - HiTrans Best Practice Guide 2. Stavanger, Norway: European Union Interreg III and HiTrans.

Pengantar Perancangan Kota. 2014. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Prayitno, B., & Qomarun, Q. (2007). Morfologi Kota Solo (Tahun 1500-2000). DIMENSI (Jurnal Teknik Arsitektur), 35(1), pp.80-87. https://doi.org/10.9744/dimensi.35.1.pp.80-87

Purbadi, D., Sumardiyanto, & Nuswantoro, R. (2009). Kampus Sebagai Pembangkit Kegiatan dan Perubahan Keruangan Pada Kawasan Tambakbayan-Babarsari Yogyakarta. Yogyakarta: Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Putri, M. A., Rahayu, M. J., & Putri, R. A. (2017). Bentuk Morfologi Kawasan Permukiman Urban Fringe Selatan Kota Surakarta. Jurnal Pengembangan Kota, 4(2), 120. https://doi.org/10.14710/jpk.4.2.120-128

Smailes, R.J. (1995) Some Reflection on the Geographical Description and Analysis of Townscape. In the Institute of British Geographer Transaction and Paper.

Wondoamiseno, R. 1986. Kotagede Between Two Gates. Yogyakarta: Dept. Architecture UGM.

Yunus, H. S. (2000) Struktur Tata Ruang Kota, Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar.

Zahnd, M. 2006. Perancangan Kota Secara Terpadu. Yogyakarta: Kanisius.




DOI: https://doi.org/10.24002/jars.v12i3.2203

Refbacks

  • There are currently no refbacks.