OPTIMALISASI PENCAHAYAAN ALAMI PADA RUANG PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO SEMARANG

Alifiano Rezka Adi

Abstract


Abstract: Pencahayaan alami menjadi aspek penting yang harus diperhatikan dalam proses perancangan arsitektur saat ini. Selain untuk menunjang kenyamanan visual, pencahayaan alami yang baik dapat meminimalisir penggunaan pencahayaan buatan pada siang hari. Ruang perpustakaan Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang menjadi objek penelitian dengan berfokus pada evaluasi dan optimalisasi pencahayaan alami dalam ruangan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan strategi penelitian pemodelan dan simulasi pada software Dialux Evo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas cahaya alami ruang perpustakaan saat ini masih kurang dari standar. Optimalisasi pada beberapa elemen ruang menjadi strategi yang digunakan untuk memaksimalkan pencahayaan alami dalam ruangan. Penambahan area bukaan dan penataan furniture interior dapat meningkatkan intensitas cahaya alami hingga mencapai standar pada SNI dan greenship GBCI. Penggunaan elemen shading horizontal dapat meminimalisir efek silau dalam ruangan meskipun intensitas cahaya alami dalam ruangan menjadi lebih kecil. Dari seluruh tahap simulasi yang dilakukan, optimalisasi pencahayaan alami tidak selalu menghasilkan intensitas cahaya ruangan yang paling tinggi. Standar-standar yang mengatur tentang pencahayaan alami dalam ruangan dapat menjadi acuan dalam proses optimalisasi ruangan. Meskipun begitu, optimalisasi dilakukan tanpa mengorbankan aspek kenyamanan yang lain seperti efek silau.

Kata kunci: pencahayaan alami; kenyamanan visual; dialux evo; optimalisasi ruangan.

Title: Optimization of Daylighting In The Library of Islamic State University of Walisongo Semarang

Abstract: Daylighting is an important aspect that must be considered in the current architectural design process. In addition to support visual comfort, good Daylighting can minimize the use of artificial lighting during the day. The library of the Faculty of Ushuluddin and Humanities UIN Walisongo Semarang becomes the research object by focusing on evaluating and optimizing Daylighting in the room. This research uses quantitative methods with modeling and simulation strategies on Dialux Evo. The results showed that light intensity in the room was less than the specified standard. Optimization of several space elements becomes a strategy used to maximize the daylighting in the room. The addition of the windows and arrangement of interior furniture can increase the intensity of daylighting until it reaches the standards on SNI and greenship GBCI. The use of horizontal shading elements can minimize the glare effect in the room although the intensity of daylighting in the room becomes smaller. From all simulation phases carried out, optimizing the daylighting does not always produce the highest light intensity. The standards of daylighting can be a reference in the process of optimizing a room. Even though, the optimization is done without sacrificing other aspects of comfort such as glare effects.

Keywords: daylighting;, visual comfort; dialux evo; room optimization.


Keywords


pencahayaan alami; kenyamanan visual; dialux evo; optimalisasi ruangan; daylighting;, visual comfort; dialux evo; room optimization

Full Text:

PDF

References


Adi, A.R. (2017). Kajian Konsep Ekologis pada Gedung Perpustakaan Pusat UGM, Jurnal ATRIUM, Volume 3, No 1, hal. 69-83.

Amin, S., Jamala, N. & Luizjaya, J. (2016). Analisis Pencahayaan Alami pada Ruang Kuliah Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin, Prosiding Temu Ilmiah IPLBI, hal. 007-012.

Andarini, D. & Listianti, A.N. (2017). Evaluasi Intensitas Pencahayaan pada Perpustakaan di Lingkungan Universitas Sriwijaya, Journal of Industrial Hygiene and Occupational Health, Vol. 2, No. 1, hal. 1-13.

Atthaillah, Iqbal, M. & Situmeang, I.S. (2017). Simulasi Pencahayaan Alami pada Gedung Program Studi Arsitektur Universitas Malikussaleh, NALARs Jurnal Arsitektur, Volume 16, hal. 113-124.

Hendra, Tina, S. & Majidah, A. (2013). Tingkat Pencahayaan Perpustakaan di Lingkungan Universitas Indonesia, Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional,Vol. 7, No. 6, hal. 265-270.

Kurniasih, S. (2014). Optimasi Sistem Pencahayaan pada Ruang Kelas Universitas Budi Luhur, Jurnal Arsitron, Vol. 5, No. 1, hal. 21-33.

Kurniasih, S. & Saputra, O. (2019). Evaluasi Tingkat Pencahayaan Ruang Baca pada Perpustakaan Universitas Budi Luhur Jakarta, Jurnal ARCADE, Vol. 3, No. 1, hal. 73-79.

Mumpuni, P.W., Widayat, R. & Aryani, S.M. (2017). Pencahayaan Alami pada Ruang Baca Perpustakaan Umum Kota Surabaya, Jurnal VITRUVIAN, Vol. 6, No. 2, hal. 71 – 78.

Rapija, O. & Kusumo, B.S. (2011). Studi Evaluasi Pencahayaan Alami pada Gedung Kuliah Bersama III Universitas Muhammadiyah Malang, Media Teknik Sipil, Volume 9, Nomor 1, hal. 50-60.

Noviani, R., Rusmana, A. & Rodiah, S. (2014). Peranan Desain Interior Perpustakaan Dalam Menumbuhkan Minat pada Ruang Perpustakaan, Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan, Vol. 2, No. 1, hal. 37-46.

Satwiko, P. (2011). Pemakaian Perangkat Lunak Dialux sebagai Alat Bantu Proses Belajar Tata Cahaya, Jurnal Arsitektur KOMPOSISI, Volume 2, No 2, hal. 142-154.

Suhardi, B. (2015). Audit Energi Untuk Pencahayaan pada Bangunan Gedung Perpustakaan Universitas Sebelas Maret, Workshop dan Seminar Nasional Energi Indonesia Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Thojib, J. & Adhitama, M.S. (2013). Kenyamanan Visual melalui Pencahayaan Alami pada Kantor, Jurnal RUAS, Volume 11, No 2, hal. 10-15.




DOI: https://doi.org/10.24002/jars.v13i1.2780

Refbacks

  • There are currently no refbacks.