IMPLEMENTASI AKTIVITAS KUALITAS LINGKUNGAN PADA USAHA PENATU DI KECAMATAN DEPOK SLEMAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Endang Raino Wirjono, Agus Budi Raharjono

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melakukan survei penerapan aktivitas-aktivitas kualitas lingkungan yang telah dilakukan oleh usaha penatu di Kecamatan Depok Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan observasi secara langsung. Daftar pertanyaan dalam wawancara meliputi pertanyaan tentang aktivitas kualitas lingkungan yaitu aktivitas yang timbul untuk menjaga agar kualitas lingkungan tempat usaha tetap terjaga baik. Aktivitas kualitas lingkungan dibagi menjadi empat komponen yaitu: aktivitas pencegahan lingkungan (prevention), aktivitas deteksi lingkungan, aktivitas kegagalan internal (internal failure), dan aktivitas kegagalan eksternal (external failure). Responden dalam penelitian ini sebanyak 50 orang. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar usaha penatu di Kecamatan Depok belum melakukan aktivitas kualitas lingkungan secara optimal.


Kata kunci: aktivitas pencegahan lingkungan, aktivitas deteksi lingkungan, aktivitas kegagalan internal, aktivitas kegagalan eksternal, usaha penatu


Full Text:

PDF

References


________, 2008. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 Tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

________, 1999. ‘Eco-efficiency indicators: a tool for better decision-making’, diunduh dari http://www.wbcsd.org/ee/EEBrief/Aug99Final.PDF

Hansen, D.R., & Mowen, M.M. (2009), Managerial Accounting. Thomson South-Western. Eight Edition.

Hartono, J. (2013). Metodologi Penelitian Bisnis: Salah Kaprah Dan Pengalaman-pengalaman. BPFE UGM, Yogyakarta.

http://dzikrisabillah.web.ugm.ac.id/jalan-panjang-menangani-limbah-penatu-di-jogjakarta/ diakses 7 Maret 2017.

http://jogja.tribunnews.com/2015/05/04/bahan-kimia-limbah-penatu-di-yogya-melebihi-ambang-batas diakses 7 Maret 2017.

http://www.harianjogja.com/baca/2015/04/14/masalah-lingkungan-penatu-tak-berizin-pemkot-tak-bernyali-594253 diakses 7 Maret 2017.

Ikhsan, Arfan. (2009). Akuntansi Manajemen Lingkungan (Edisi 1). Yogyakarta, Indonesia: Graha Ilmu.

Kamus Besar Bahasa Indonesia., (2017), “Pengertian Penatu”, diakses dari http://kbbi.web.id/ pada tanggal 13 Maret 2017.

Penatu Bersih. (2016), “Perkembangan Penatu di Yogyakarta”, diakses dari http://tukanggosok.com/ pada tanggal 7 Maret 2017.

Peraturan Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 7 tahun 2016 tentang Baku Mutu Air Limbah Cair bagi Kegiatan Industri, Pelayanan Kesehatan, dan Jasa Pariwisata.

Purwanto, A.T. (2001). Perangkat Manajemen Lingkungan, diunduh dari http://andietri.tripod.com/jurnal/Tools_Manajemen_Lingkungan_a.pdf

Rizki, D. (2015), “Pencemaran Lingkungan Hidup Akibat Dampak dari Industralisasi”, diakses dari https://diaanrizkii.wordpress.com/2015/03/24/pencemaran-lingkungan-hidup-akibat-dampak-dari-industrialisasi/

Samosir, B.S.L (2014). Pelaksanaan Kewajiban Pengelolaan Limbah Oleh Pengelola Usaha Penatu Dalam Pengendalian Pencemaran Lingkungan di Kota Yogyakarta. Skripsi. Fakultas Hukum Atma Jaya Yogyakarta, Yogyakarta.

Santoso, Budi (1999), “Ilmu Lingkungan Industri, Universitas Guna Darma, Depok, diakses dari www.google.com

Shapiro, Karen, Mark Stoughton, Robert Graff, Linda Feng, ((2000), Healthy Hospitals: Environmental Improvements Through Environmental Accounting, Tellus Institute, http://www.tellus.org

Soerjani, M. (1996), Permasalahan lingkungan hidup dalam tinjauan Filosofis ekologis dalam Sudjana, Eggi dan Burhan, Latif (ed.). Upaya Penyamaan Persepsi, Kesadaran dan Penataan terhadap Pemecahan Masalah Lingkungan Hidup, CIDES, Jakarta.

Wahyuni, S.K. (2016), “Pengertian Penatu” diakses dari http://srixwahyuny.blogspot.co.id/ pada tanggal 7 Maret 2017.

Yuda, I.M.E. (2007), “Peran Badan Lingkungan Hidup Dalam Pengawasan Kegiatan Usaha Penatu sebagai Upaya Pengendalian Pencemaran Lingkungan di Kota Yogyakarta”, Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta, skripsi, tidak dipublikasikan




DOI: https://doi.org/10.24002/modus.v31i1.1918

Refbacks

  • There are currently no refbacks.