ANALISIS PRINSIP-PRINSIP OECD DALAM ASEAN GOVERNANCE SCORECARD TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK

Jeremy Immanuel, Meco Sitardja, Dewi Destilani

Abstract


ABSTRACT

This research analyzes the principle of OECD in ASEAN Governance Scorecard toward Tax Avoidance. Sample of this research is 35 LQ45 Category of IDX Listed Companies in 2018 which used purposive sampling method. Data is analyzed by using multiple regression method. Results show that four principle OECD have negative significant on Tax Avoidance such as rights of shareholders; role of stakeholders; disclosure and transparency; and responsibilities of the board. In other side, equitable treatment of shareholders principle doesn’t have any impact on tax avoidance. For future research, it can explore negative tax avoidance that called tax aggressive and have more samples to be analyzed.

Keywords: OECD; ASEAN Governance Scorecard; Tax Avoidance

 

ABSTRAK

Penelitian ini menganalisa prinsip OECD dalam ASEAN Governance Scorecard terhadap Penghindaran Pajak. Sampel penelitian ini adalah 35 perusahaan kategori LQ45 yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2018 dengan menggunakan purposive sampling. Data dianalisa dengan menggunakan metode regresi berganda. Hasil menunjukkan bahwa empat prinsip OECD memiliki pengaruh negatif terhadap penghindaran pajak yaitu Hak-Hak Pemegang Saham; Peran Pemangku Kepentingan; Pengungkapan dan Transparansi; dan Tanggung Jawab Direksi dan Dewan Komisaris. Di sisi lain, prinsip Perlakuan yang Adil Terhadap Pemegang Saham tidak memiliki pengaruh terhadap penghindaran pajak. Untuk penelitian selanjutnya, penelitian dapat diperluas pada penghindaran pajak yang negatif, yang dikenal dengan agresivitas pajak dan dapat menambah jumlah sampel untuk diteliti.

Kata kunci: OECD; ASEAN Governance Scorecard; Penghindaran Pajak


Full Text:

PDF

References


Ariyani, N.F. (2014). Pengaruh Mekanisme Pengawasan Stakeholder Terhadap Tindakan Agresivitas Pajak. Skripsi: Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro.

Chen, S., Chen, X., Cheng, Q. and Shevlin, T. (2010) Are family firms more aggressive than non-family firms? Journal of Financial Economics 95(1):.41-61.

Desai, M. A. and Dharmapala, D. (2009). Earnings management and corporate tax shelters. Harvard University.

Dewi, N. M. (2019). Pengaruh Kepemilikan Institutional Dewan Komisaris Independen dan Komite Audit Terhadap Penghindaran Pajak (Tax Avoidance) Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2016. Maksimum Media Akuntansi Universitas Muhammadiyah Semarang. 9 (2):171-189.

Falbo, T. D. dan Firmansyah, A. (2018). Thin Capitalization, Transfer Pricing Aggresiveness, Penghindaran Pajak. Indonesian Journal of Accounting and Governance (IJAG) 2(1):1-28.

Forum for Corporate Governance in Indonesia. (2000). Corporate Governance.

IICG – The Indonesian Institute for Corporate Governance (2001). Laporan Akhir Corporate Governance Perception Index (CGPI).

Kartika, A.; Sudarsi, S.; Irsad, M. (2019). Peran Pemoderasi Transparansi Informasi: Penghindaran Pajak dan Nilai Perusahaan. Fokus Ekonomi 14(2): 407-418.

Kemenkeu(2019). APBN Tahun 2020 Sebagai Instrumen Strategis dan Efektif Mewujudkan Kesejahteraan dan Keadilan Rakyat. Diunduh Pada Tanggal 4 Desember 2019 dengan link: https://www.kemenkeu.go.id/media/13336/siaran-pers-apbn-ta-2020.pdf

Kontan (2018). Ditjen Pajak Siapkan PMK Terkait Mandatory Disclosure Rule. Diunduh pada https://nasional.kontan.co.id/news/ditjen-pajak-siapkan-pmk-terkait-mandatory-disclosure-rule. 1 February 2018.

Lasmaria, K. (2014), Pengaruh Stakeholder Engagement terhadap Pengungkapan Sustainability Report (Studi pada Perusahaan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2012). Skripsi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Semarang.

Praptitorini, M, D. (2018). Pengaruh Efektivitas Dewan Komisaris dan Komite Audit Terhadap Tax Aggressiveness. Jurnal Ilmu Manajemen dan Akuntansi Terapan (JIMAT) 9(1): 66-77

Rudyanto, A.dan Veronica, S. (2016). Pengaruh Tekanan Pemangku Kepentingan dan Tata Kelola Perusahaan Terhadap Kualitas Laporan Keberlanjutan. Simposium Nasional Akuntansi XIX, Lampung, 2016.

Sari, E.P., Handajani, L. dan Saiful. (2016). Corporate Governance dan Relevansi Nilai dari Penghindaran Pajak: Bukti Empiris dari Pasar Modal Indonesia. Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis. 3(2): 33-48.

Sulastri, A., Mulyati, S. dan Icih. (2018). Analisis Pengaruh Asean Corporate Governance Scorecard, Leverage, Size, Growth Opportunities, dan Earnings Pressure Terhadap Konservatisme Akuntansi (Studi kasus pada perusahaan Top Rank 50 ASEAN Corporate Governance Scorecard di Indonesia yang terdaftar di BEI pada tahun 2013-2015). Accruals (Accounting Research Journal of Sutaatmadja) 1 (1): 41-67.

Sutedi (2011). Good Corporate Governance. Jakarta: Sinar Grafika.

Tandean, V.A. (2015). Pengaruh Good Corporate Governance dan Ukuran Perusahaan Terhadap Tax Avoidance. Prosiding Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu & Call for Papers UNISBANK (SENDI_U).

Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas

Wolk, H. I., Dodd, J. L. and Rozycki, J. J. (2017). Accounting Theory Ninth Edition. Publisher: SAGE.




DOI: https://doi.org/10.24002/modus.v32i2.3538

Refbacks

  • There are currently no refbacks.