Niat Penggunaan Platform Low Code pada Siswa SMP Pendekatan Extended TAM dan UTAUT dengan Mixed Method Sequential Explanatory
DOI:
https://doi.org/10.24002/konstelasi.v6i1.15111Keywords:
TAM, Teachable Machine, UTAUT, Low-code, Regresi Linear BergandaAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Perceived Usefulness (PU), Perceived Ease of Use (PEOU), Social Influence (SI), Facilitating Conditions (FC), dan Perceived Enjoyment (PE) terhadap Behavioral Intention to Use (BI) platform low-code Machine Learning Teachable Machine pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian menggunakan metode mixed methods dengan desain sequential explanatory. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner berbasis Extended Technology Acceptance Model (TAM) dan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang disebarkan kepada 107 siswa SMP peserta workshop, kemudian dianalisis menggunakan Regresi Linear Berganda. Data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 8 informan terpilih untuk memperdalam temuan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perceived Usefulness (β = 0,299; p = 0,001), Social Influence (β = 0,242; p = 0,005), dan Facilitating Conditions (β = 0,303; p = 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Behavioral Intention to Use. Sebaliknya, Perceived Ease of Use dan Perceived Enjoyment tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Model penelitian mampu menjelaskan 68,8% variasi niat penggunaan platform. Temuan ini menunjukkan bahwa manfaat yang dirasakan, dukungan sosial, dan ketersediaan fasilitas merupakan faktor utama yang mendorong niat siswa SMP untuk menggunakan platform low-code Machine Learning dalam pembelajaran kecerdasan buatan.








