Optimalisasi Peran Artificial Intelligence dan Model Pembelajaran Problem Solving pada Materi Usaha dan Energi untuk Meningkatkan Kemandirian Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Padangsidimpuan
DOI:
https://doi.org/10.24002/prosidingkonstelasi.v3i1.13476Abstract
Model pembelajaran problem solving digunakan sebagai tahapan awal pembelajaran menutupi kelemahan metode ceramah yang selama ini berpusat pada guru. Bantuan Artificial Intelligence (AI) yang dimanfaatkan sebagai fasilitator pembelajaran personal yang adaptif mengikuti perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model pembelajaran problem solving berbantuan Artificial Intelligence (AI) terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment yang melibatkan dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen dengan menggunakan AI dan model problem solving, kemudian kelompok kontrol mengikuti pembelajaran dengan metode ceramah. Subjek penelitian adalah 56 siswa kelas X, yang dibagi menjadi dua kelompok. Instrumen yang digunakan berupa angket kemandirian belajar dan panduan observasi aktivitas siswa. Data dikumpulkan melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji-t dua sampel independen untuk melihat perbedaan kemandirian belajar antara dua kelompok. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor kemandirian belajar siswa kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol. Nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen mencapai 84.73, sedangkan kelompok kontrol mencapai 75.58. Uji independen menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa kolaborasi AI dan problem solving dapat menciptakan lingkungan belajar yang efektif dalam penyampaian materi dan juga memberdayakan siswa belajar secara mandiri.





