Pengering Kerupuk dengan Mesin Kompresi Uap untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan

Authors

  • Iswanjono Universitas Sanata Dharma
  • Damar Widjaja Teknik Elektro, Universitas Sanata Dharma
  • Budi Sugiharta Teknik Mesin, Universitas Sanata Dharma
  • Th. Prima Ari Setiyani Teknik Elektro, Universitas Sanata Dharma

DOI:

https://doi.org/10.24002/prosidingkonstelasi.v3i1.13514

Abstract

Pabrik kerupuk merupakan tempat produksi makanan kecil kerupuk yang menjalankanserangkaian proses produksi yang cukup panjang. Setelah tersedia bahan pokok yang diperlukan, maka dimulai membuat adonan bahan kerupuk yang siap cetak, mencetak, mengkukus, mengeringkan, dan diakhiri dengan menggoreng. Salah satu bagian proses pembuatan kerupuk yang membutuhkan perhatian khusus adalah kegiatan pengeringan. Hal ini dikarenakan akan menentukan kualitas dan kuantitas kerupuk yang bisa diproduksi setiap hari. Proses pengeringan yang dilakukan selama ini adalah dijemur di bawah Terik sinar matahari dan dioven dengan bahan bakar kayu. Kendala yang dihadapi dalam proses pengeringan kerupuk dengan dijemur adalah cuaca yang tidak menentu dan hanya dapat disiang hari. Kendala yang dialami jika dikeringkan menggunakan oven kayu bakar adalah suhu yang tinggi dan pencemaran udara ke lingkungan pabrik. Untuk mengatasi adanya gangguan lingkungan tersebut, maka kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pembangunan sistem pengering kerupuk metode kompresi kerupuk dengan sumber energi listrik. Luas ruang pengering 2,5x4 m2 dengan kapasitas mesin pengering 1 PK mampu mengeringkan kerupuk selama 11 jam.

Downloads

Published

2026-01-31