ANALISIS MOTIVASI GEN Z DALAM MENJAGA KEMANAN DATA PRIBADI DI MEDIA SOSIAL MENGGUNAKAN PROTECTION MOTIVATION THEORY (PMT)

Authors

  • Jesica Sampe Allo Program Studi Sistem Informasi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta
  • Flourensia Sapty Rahayu Program Studi Sistem Informasi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta
  • Generosa Lukhayu Pritalia Program Studi Sistem Informasi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta
  • Elvania Pranisti Program Studi Sistem Informasi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta
  • Aprillian Josua Marcelino Program Studi Sistem Informasi, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.24002/prosidingkonstelasi.v3i1.13617

Abstract

Penelitian ini menganalisis motivasi Generasi Z dalam menjaga keamanan data pribadi di media sosial (Instagram dan TikTok) menggunakan Protection Motivation Theory (PMT). Permasalahan utama adalah kecenderungan Gen Z untuk oversharing dan kurangnya kesadaran privasi digital, yang meningkatkan kerentanan terhadap pencurian identitas dan penyalahgunaan data. Tujuan penelitian adalah menganalisis faktor-faktor PMT (Perceived Severity, Perceived Vulnerability, Response Efficacy, Self-Efficacy, dan Response Costs) yang memengaruhi motivasi perlindungan data pribadi Gen Z. Lima hipotesis diuji mengenai pengaruh langsung setiap faktor PMT. Metodologi yang digunakan adalah kuantitatif inferensial dengan survei daring (kuesioner) pada 100 responden Gen Z (13-28 tahun) pengguna aktif Instagram/TikTok, dipilih melalui purposive sampling. Data dianalisis dengan Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil menunjukkan Perceived Severity, Perceived Vulnerability, dan Self-Efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi perlindungan data. Namun, Response Efficacy berpengaruh negatif dan signifikan, mengindikasikan keyakinan berlebihan terhadap efektivitas tindakan perlindungan dapat menurunkan motivasi aktif. Response Costs tidak berpengaruh signifikan.

Downloads

Published

2026-01-31