Perbaikan kualitas produk genteng di UMKM SOKKA STR dengan Metode Seven Steps
DOI:
https://doi.org/10.24002/jtimr.v3i2.13046Kata Kunci:
genteng tanah liat, pengendalian kualitas, metode seven steps, seven toolsAbstrak
SOKKA STR adalah produsen genteng tanah liat di Sleman, Yogyakarta, yang masih menggunakan
metode tradisional dalam proses produksinya. Hal ini menyebabkan tingginya tingkat kecacatan
produk, terutama saat permintaan meningkat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab
cacat dan memberikan solusi untuk menekan tingkat kecacatan di bawah 1%. Metode yang
digunakan adalah Seven Steps dengan bantuan Seven Tools. Metode ini dipilih karena Seven Steps
memiliki pendekatan yang lebih sederhana dan mudah dipahami, membuatnya lebih mudah
diimplementasikan oleh tim di perusahaan yang tidak memiliki latar belakang statistik atau kualitas
yang kuat, sesuai dengan kondisi di SOKKA STR. Analisis data produksi tahun 2022–2024
menunjukkan tingkat kecacatan 3%–5%, dengan jenis cacat meliputi pecah, retak, gempil, dan
gosong. Penyebab utama berasal dari faktor manusia, metode, material, dan lingkungan. Solusi yang
diusulkan antara lain penetapan target produksi, pengawasan rutin, pelatihan teknis, pengecekan
proses pembakaran, penggunaan saringan tanah, pemilihan dan pengeringan kayu bakar,
standarisasi prosedur, pengadaan alat ukur suhu, serta penataan kayu bakar. Langkah ini
diharapkan dapat meningkatkan kualitas produksi secara berkelanjutan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Lidwina Alma Chalista, Hadisantono, Paulus Wisnu Anggoro

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




