Analisa penyebab kerusakan produk cocopeat menggunakan diagram fishbone pada UMKM XYZ
DOI:
https://doi.org/10.24002/jtimr.v4i1.14946Kata Kunci:
cocopeat, diagram fishbone, pengendalian kualitas, UMKM, root cause analysis, kerusakan produkAbstrak
Industri pengolahan cocopeat di tingkat UMKM menghadapi permasalahan serius terkait kerusakan produk yang berdampak pada penurunan nilai jual dan kepercayaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis kerusakan produk cocopeat serta menganalisis faktor-faktor penyebabnya secara sistematis pada UMKM XYZ. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pendekatan manajemen kualitas berbasis root cause analysis. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan operator produksi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan diagram fishbone dengan kerangka kategorisasi 5M+1E, meliputi faktor manusia, mesin, material, metode, pengukuran, dan lingkungan. Analisis diagram fishbone mengungkapkan empat faktor utama penyebab kerusakan produk cocopeat, yaitu kurangnya pengawasan operator pada proses pengemasan (manusia), tidak adanya perawatan mesin pencacah secara berkala (mesin), karakteristik pH bahan baku yang rendah akibat faktor geografis (material), serta proses penakaran manual tanpa standar timbangan yang terukur (metode). Kerusakan produk cocopeat pada UMKM XYZ bukan disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan oleh kombinasi kelemahan sistemik dalam proses produksi yang mencakup aspek sumber daya manusia, peralatan, bahan baku, dan prosedur kerja, sehingga diperlukan perbaikan menyeluruh dan terstruktur.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Dwi Adi Prastyo, Ira Arianti, Rois Indriawan, Irfan Cholid, Nurimansyah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.




