Pelestarian Tari Klasik Gaya Yogyakarta di Sanggar Tari Yayasan Pamulangan Beksa Sasminta Mardawa
Kata Kunci:
Modernisasi, Pelestarian, Tari Klasik Gaya Yogyakarta, DigitalisasiAbstrak
Di era modernisasi dan digitalisasi, seni tradisional seperti tari klasik gaya Yogyakarta menghadapi tantangan serius akibat pergeseran nilai budaya dan menurunnya minat generasi muda, sehingga diperlukan upaya pelestarian yang adaptif tanpa menghilangkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemilik dan guru tari di Sanggar Tari Yayasan Pamulangan Beksa Sasminta Mardawa (YPBSM) melestarikan tari klasik gaya Yogyakarta di tengah modernisasi dan digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur, observasi semi-partisipatif, dan dokumentasi. Konsep yang digunakan adalah konsep pelestarian, modernisasi dan digitalisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pelestarian yang dilakukan oleh pemilik dan guru tari Sanggar Tari YPSBM adalah (1) menumbuhkan kecintaan terhadap budaya tari klasik gaya Yogyakarta, (2) mengajarkan filosofi nilai-nilai tari klasik gaya Yogyakarta kepada siswa, (3) tegas menjaga pakem, (4) menjelaskan sinopsis tari klasik gaya Yogyakarta kepada siswa, (5) melakukan adaptasi dan inovasi, (6) mengembangkan pola lantai, (7) memanfaatkan IT dan media digital, serta (8) melakukan regenerasi melalui keluarga dan komunitas.

