Kualitas dan Aktivitas Antioksidan Seduhan Teh Rambut Jagung (Zea mays) dengan Variasi Lama Pelayuan dan Usia Panen

Authors

  • Giovanni Natasha Hartanto
  • Franciscus Sinung Pranata Yuliana Reni Swasti

DOI:

https://doi.org/10.24002/biota.v3i1.1889

Keywords:

antioksidan, lama pelayuan, rambut jagung, usia panen

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh usia panen rambut jagung dan variasi waktu pelayuan terhadap kualitas dan aktivitas antioksidan pada teh rambut jagung. Pemanfaatan rambut jagung masih sangat minim, sehingga berpotensi untuk diolah menjadi teh celup. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) faktorial 2 x 3 dengan faktor lama pelayuan (0; 9; 18 jam) dan usia panen (muda, setelah 70 - 80 hari tanam; dan tua, > 110 hari setelah tanam). Parameter yang diuji meliputi kadar air (%), kadar abu (%), kadar serat kasar (%), angka kapang khamir (koloni/g), angka lempeng total (koloni/g), warna, kandungan total fenolik dan aktivitas antioksidan. Teh rambut jagung usia panen muda yang dilayukan 9 jam memiliki kualitas yang paling baik dengan dengan kadar air 4,48%, kadar abu 5,31%, kadar serat kasar 13,66%, total fenolik 19,83 μg/g (40 ppm), aktivitas antioksidan 44,56%, AKK 0 koloni/g, ALT 1,053 x 103 koloni/g yang memenuhi SNI 3836:2013 serta disukai panelis

Downloads

Published

2018-12-31