Kemampuan Selulosa Daun Mahkota Nanas (Ananas comosus) Sebagai Bioadsorben Logam Tembaga (Cu)

Authors

  • Desinyata Desinyata Keon Indah Murwani Yulianti,Wibowo Nugroho Jati

DOI:

https://doi.org/10.24002/biota.v3i2.1895

Keywords:

Limbah, Logam Berat Tembaga (Cu), Bioadsorben, Daun Mahkota Nanas, Selulosa

Abstract

Air limbah yang mengandung logam berat dari proses industri dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah limbah di lingkungan adalah dengan teknologi bioadsorbsi. Bioadsorben yang digunakan dalam penelitian ini adalah selulosa daun mahkota nanas. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengetahui kemampuan selulosa daun mahkota nanas dalam menurunkan kadar logam berat tembaga (Cu), (2) mengetahui kadar selulosa daun mahkota nanas dalam menurunkan logam berat Cu, (3) mengetahui pengaruh penambahan selulosa dan varisi waktu terhadap kadar Cu, Total Dissolved Solids (TDS), Total Suspended Solid (TSS) dan pH. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial, yakni dengan dua perlakuan (variasi selulosa dan waktu) dan tiga kali pengulangan. Data hasil penelitian kuantitatif ini akan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Kadar Cu, TDS, TSS dan nilai pH akan dianalisis menggunakan SPSS dengan uji ANAVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  dengan penambahan selulosa dan variasi waktu terjadi penurunan kadar Cu sebesar 72,87% pada waktu 1 jam dengan selulosa 1,5 gr dan kenaikan kadar TDS dan TSS dari waktu 0 sampai 3 jam serta kenaikan nilai pH. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia No 5 Tahun 2014 kadar Cu dan pH dalam penelitian ini belum berada di bawah baku mutu sedangkan kadar TDS dan TSS sudah berada di bawah baku mutu limbah.

Downloads

Published

31-12-2018

Issue

Section

Articles