Pengaruh Pupuk Organik Cair (POC) Terhadap Perkecambahan Cendana (Santalum album L.) Secara In Vitro di Nusa Tenggara Timur

Authors

  • Hartini Realista Lydia Solle
  • Merpiseldin Nitsae
  • Mellissa Erlyn Stephanie Ledo

DOI:

https://doi.org/10.24002/biota.v4i3.2517

Keywords:

Cendana, pupuk organik cair, nasa, perkecambahan, MS

Abstract

Cendana (Santalum album L.) merupakan tanaman hutan penghasil kayu di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan mempunyai nilai ekonomi tinggi. Tanaman ini merupakan spesies endemikyang mempunyai keunggulan kadar minyak dan produksi kayu teras yang baik. Minyak cendana yang dihasilkan memiliki aroma yang harum sehingga banyak digemari. Kayu cendana digunakan sebagai bahan dasar parfum, sabun, ukiran dan kemenyan. Keberadaan cendana di NTT saat ini jumlahnya semakin menurun karena eksploitasi oleh penduduk setempat. Upaya pemulihan tanaman cendana NTT telah banyak dilakukan, seperti usaha pengembangan dengan penanaman cendana dari pembibitan maupun pemeliharaan anakan yang berasal dari penyebaran secara alami akan tetapi usaha tersebut tidak cukup berhasil. Untuk memecahkan masalah tersebut, perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan menjadi salah satu cara terbaik dalam upaya konservasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian POC terhadap pertumbuhan biji cendana secara invitro. Penelitian ini dilakukan dengan menambahkan Pupuk Organik Cair (POC) pada medium Murashige and Skoog (MS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi 2 mL POC nasa pada medium MS berdampak baik terhadap perkecambahan Cendana (Santalum album  L.) dengan konsentrasi 2 mL yang merupakan konsentrasi optimal.  Respon perkecambahan ditunjukan pada 14 hari setelah ditanam pada medium MS.

References

Anonymous.,2011., Masterplan Pengembang dan Pelestarian Cendana Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2010-2030. Balai Penelitian Kehutanan. Kupang.

Ajar, S. 2015. Pengaruh Konsentrasi Air Kelapa dan Lama Perendaman Terhadap Perkecambahan Benih Padi (Oryza sativa L) Kadaluarsa. Pertanian. Universitas Teuku Umar. Meulaboh Aceh Barat.

Indrianto, A., 2003. Kultur Jaringan Tumbuhan. Fakultas Biologi. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Krismawati, A dan Hardini D., 2014. Kajian beberapa dekomposer terhadap kecepatan dekomposisi sampah Rumah tangga. Vol. 14. No 2: 79-89. Buana Sains. Malang.

Lina, F.R., Ratnasari, E., Wahyono, R. 2013. Pengaruh 6-benzylamino purine (BAP) dan 6-furfuryl amino purine (Kinetin) pada media MS terhadap pertumbuhan eksplan ujung apikal tanaman jati secara in vitro. Lentera Bio. ISSN 2252-3979.

Lestari, S. 2009. Pengaruh pemberian sitokinin dan asam Giberelin (GA3) terhadap perkecambahan biji dan pertumbuhan tanaman pule pandak (Rauvolfia verticillata L). Universitas Sebelas Maret. Surakarta.

Mebeng, E.S., Astuti, P., 2016. Pengaruh pemberian Pupuk Organik Cair Nasa dan Pupuk kandang ayam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman selada (Lactuca sativa L.). Jurnal Agrifor, XV(1). ISSN : 1412-6885. pp 37-42.

Nur, T et al., 2016. Pembuatan pupuk organik cair dari sampah organik rumah tangga dengan penambahan bioaktivastor EM4. Jurnal Konversi, Vol. 5 No. 2 .

Ndolu, H., 2018. Pengaruh perlakuan pematahan dormansi terhadap viabilitas benih Cendana (Santalum album L.). Skripsi. Universitas Kristen Artha Wacana. Kupang.

Salisbury, F.B., Ross C.W., 1995. Fisiologi Tumbuhan Jilid 3. Bandung. ITB

Solle, H.R.L dan Semiarti, E., 2016. Micropropagation of Sandalwood (Santalum album L.) endemic plant from East Nusa Tenggara, Indonesia. AIP Conference Proceedings. AIP Publishing.

Downloads

Published

2019-11-08

Issue

Section

Articles