Karakterisasi Genetik Anjing Kintamani Menggunakan Petanda Mikrosatelit
DOI:
https://doi.org/10.24002/biota.v11i3.2546Keywords:
anjing kintamani, mikrosatelit, polymorphic information content (PIC)Abstract
Karakterisasi molekuler anjing Kintamani berperan penting dalam penentuan status trah dan mencegah penurunan kemurnian akibat perkawinan silang dengan trah anjing lain. Anjing Kintamani sangat popular di Bali. Anjing Kintamani dipercaya berasal dari Kintamani, Bangli, tetapi asal usulnya sampai kini belum jelas. Mikrosatelit merupakan runutan nukleotida terulang yang didistribusikan secara acak dalam gen vertebrata. Lokus mikrosatelit ini telah diketahui sangat polimorfik, karena keragaman jumlah nukleotida yang terulang. Mikrosatelit merupakan petanda allel utama yang dapat digunakan untuk pemetaan gen, genetika populasi dan identifikasi individu serta alat untuk mengungkap karakter genetik hewan. Pada penelitian ini diungkap karakteristik genetik anjing Kintamani menggunakan mikrosatelit. Jumlah dan ukuran allel pada 425 anjing Kintamani dianalisis menggunakan 116 macam primer mikrosatelit. DNA diisolasi dari sel hasil swab pipi. Amplifikasi 116 lokus mikrosatelit menggunakan PCR dalam 12 multiplek. Produk PCR dipisahkan dengan gel bis-akrilamid 6% dalam automated DNA sequencer. Flurosesnsi yang dihasilkan dideteksi dengan program Genescan 3.1, dan program Strand versi 2.2.39 digunakan untuk menghitung jumlah allel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah allel yang didapat adalah 1128. Jumlah allel perlokus berkisar antara 3 (AHT136) sampai 41 (FH2138). Rataan PIC adalah 0,68 dan semua lokus bersifat polimorfik.Downloads
Published
08-10-2019
How to Cite
Puja, I. K. (2019). Karakterisasi Genetik Anjing Kintamani Menggunakan Petanda Mikrosatelit. Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 11(3), 180–184. https://doi.org/10.24002/biota.v11i3.2546
Issue
Section
Articles
License
Authors who publish with Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati right of first publication. Licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.










