Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Suruhan (Peperomia pellucida L. Kunth) Terhadap Bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 27853

Authors

  • Desi Purwaningsih University of Setia Budi
  • Destik Wulandari University of Setia Budi

DOI:

https://doi.org/10.24002/biota.v5i1.3077

Keywords:

antibakteri, Peperomia pellucida, Pseudomonas aeruginosa, dilusi

Abstract

Pseudomonas aeruginosa ATCC 27833 merupakan bakteri patogen oportunistik penyebab infeksi nosocomial pada pasien septikemia, sistik fibrosis, luka bakar, dan infeksi luka yang dapat menyebabkan tingkat mortilitas tinggi. Bakteri P. aeruginosa dilaporkan mengalami resistensi terhadap beberapa macam antibiotik. Hal tersebut dapat mengakibatkan lamanya waktu penyembuhan dan meningkatkan resiko kematian. Salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan ini ialah dengan mengambil jalan alternatif menggunakan obat-obatan alami berbahan dasar tumbuhan. Salah satu tumbuhan yang memiliki potensi sebagai antimikroba adalah suruhan (Peperomia pellucida L. Kunth). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun suruhan dalam membunuh bakteri P. aeruginosa. Metode uji antibakteri yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji dilusi untuk mengetahui Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM). Ekstrak suruhan dibuat dalam 9 seri konsentrasi yaitu 50, 25, 12,5, 6,25, 3,12, 1,56, 0,78, 0,39, dan 0,19%. Hasil uji menunjukkan nilai KHM yang tidak dapat ditentukan karena campuran ekstrak daun suruhan dan bakteri P. aeruginosa sangat keruh. Nilai KBM yang diperoleh dari uji aktivitas antibakteri ekstrak daun suruhan terhadap bakteri P. aeruginosa adalah sebesar 25%.

References

Article, O., Biswal, I., Arora, B. S., & Kasana, D. 2014. Incidence of Multidrug Resistant Pseudomonas Aeruginosa Isolated from Burn Patients and Environment of Teaching. 8(5), 5–8. https://doi.org/10.7860/JCDR/2014/7483.4383

Brooks, Geo F . Butel, Janet. Morse, S. A. 2004. Mikrobiologi Iftdokteran (Vol. 23).

Buah, K., & Gardnia, M. 2010. Ujiaktivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Manggis (Gardnia mangostana Linn). XX(30), 65–69.

Dan, I., Bakteri, I., Laktat, A., Buah, D., & Mangifera, M. 2015. Isolasi dan Identifikasi Bakteri Asam Laktat (Bal) Dari Buah Mangga ( Mangifera indica L . ). 1(2), 159–163.

Dandirwalu, E. 2015. Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Suruhan ( Piperumia pellucida L . H . B Kunth ) terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Secara In-Vitro. 2, 8–14.

Fitri L, Y. Y. 2011. Isolasi dan Pengamatan Morfologi Koloni Bakteri Kitinolitik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 3(2), 20–25.

Helmi, A., Nelmi, A., Dian, H., & Rosalinda, R. 2006. Standarisasi ekstrak etanol Daun Eugenia cumini Merr. J. Sains Tek. Far, 11(2), 88–93.

Karlina, C. Y., Ibrahim, M., & Trimulyono, G. 2005. Aktivitas Antibakteri Ekstrak Herba Krokot ( Portulaca oleracea L .) terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.

paath JM, R. M. 2014. Aplikasi Trichoderma koningii dan Pseudomonas berfluoresensi untuk Pengendalian Penyakit Cabai di Minahasa, Sulawesi Utara. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 10(4), 133–137. https://doi.org/10.14692/jfi.10.4.133

Pagani, L., Colinon, C., Migliavacca, R., Labonia, M., Docquier, J. D., Nucleo, E., Spalla, M., Bergoli, M. L., & Rossolini, G. M. 2005. Nosocomial outbreak caused by multidrug-resistant Pseudomonas aeruginosa producing IMP-13 metallo-β-lactamase. Journal of Clinical Microbiology, 43(8), 3824–3828. https://doi.org/10.1128/JCM.43.8.3824-3828.2005

Pasril, Y., Yuliasanti, A., & Umy, G. F. 2014. Daya Antibakteri Ekstrak Daun Sirih Merah ( Piper Crocatum ) terhadap Bakteri Enterococcus Faecalis sebagai Bahan Medikamen Saluran Akar dengan Metode Dilusi Anti-Bacterial Power of Red Batel Leaves ( Piper Crocatum ) to Enterococcus Faecalis Bacteria as. IDJ, 3(1), 88–95.

Peperomia, S., Kunt, L., Abriyani, E., & Si, M. 2018. Identifikasi sederhana metabolit sekunder tumbuhan sasaladahan. Pharma Xplore : Jurnal Ilmu Farmasi, 3(1), 164–169.

Prihantoro T, Indra R, S. 2006. Efek Antibakteri Ekstrak Kulit Buah Delima ( Punica granatum) Terhadap Shigella dysentriae Secara In Vitro. Kedokteran Brawijaya, XXII, 101–104.

Radji, M., Fauziah, S., & Aribinuko, N. 2011. Antibiotic sensitivity pattern of bacterial pathogens in the intensive care unit of Fatmawati Hospital , Indonesia. Asian Pacific Journal of Tropical Biomedicine, 1(1), 39–42. https://doi.org/10.1016/S2221-1691(11)60065-8

Rukmono, P., & Zuraida, R. 2013. Uji Kepekaan Antibiotik Terhadap Pseudomonas aeroginosa Penyebab Sepsis Neonatorum. 14(5), 332–336.

Sulviana AW, Puspawati N, R. R. 2017. Identifikasi Pseudomonas aeruginosa dan Uji Sensitivitas terhadap Antibiotik dari Sampel Pus Infeksi Luka Operasi di RSUD Dr. Moewardi. 10(02), 18–24.

Utami, E. R. 2002. 124 antibiotika, resistensi, dan rasionalitas terapi. 124–138.

Vahdani, M., Azimi, L., Asghari, B., Bazmi, F., & A, R. L. 2012. Phenotypic Screening Of Extended-Spectrum ß-Lactamase And Metallo-ß-Lactamase In Multidrug-Resistant Pseudomonas aeruginosa From Infected Burns. XXV(June), 78–81.

Wei, L. S., Wee, W., Yong, J., Siong, F., & Syamsumir, D. F. 2011. Characterization of Anticancer , Antimicrobial, Antioxidant Properties and Chemical Compositions of Peperomia pellucida Leaf Extract. 3–7.

Wulandari, D., & Purwaningsih, D. 2016. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Suruhan ( Peperomia pellucida L . Kunth ) Terhadap Bakteri Shigella dysentriae. Jurnal Farmasi Indonesia, 13(2), 171–177.

Downloads

Published

11-06-2020