Keanekaragaman Jenis Capung Famili Libellulidae di Bukit Cogong Kabupaten Musi Rawas

Merti Triyanti, Destien Atmi Arisandy

Abstract


Spesies capung di Bukit Cogong Kabupaten Musi Rawas banyak ditemukan, namun belum terdata dengan baik sehingga perlu dilakukan pendataan jenis capung dan kajian mengenai keanekaragaman. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji keanekaragaman capung famili Libellulidae di Bukit Cogong Kabupaten Musi Rawas. Penelitian ini menggunakan teknik menjelajah transek dengan menentukan 3 stasiun pengamatan. Setiap stasiun terdiri dari 5 buah transek dengan luas transek 100x100 m. Penangkapan famili libellulidae di Bukit Cogong Kabupaten Musi Rawas menggunakan jaring net, pengidentifikasian dengan melakukan pengamatan ciri-ciri morfologi capung famili Libellulidae. Terdapat 5 spesies capung dari famili Libellulidae yang ditemukan, yaitu: Orthetrum sabina, Neurothemis fluctuans, Bracythemis contaminata, Rhodothemis rufa, dan Onycothemis culminicola. Komposisi jenis yang paling tinggi yaitu Orthetrum sabina sebesar 46,34%, sedangkan yang paling rendah yaitu Onycothemis culminicola sebesar 6,09%. Indeks keseragaman termasuk kategori tinggi, komunitas stabil, indeks dominansi (C) termasuk kategori rendah dan indeks keanekaragaman termasuk kategori rendah dengan nilai sebesar 1,61.


Keywords


Keanekaragaman; Capung; Bukit Cogong;Libellulidae

Full Text:

PDF

References


Ansori. (2008). Keanekaragaman Nimfa Odonata (Dragonfiles) di Beberapa Persawahan. Jurnal Exacta. Vol 6. No 2. Hal 42-50.

Cahyono. (2013). Valuasi Ekonomi Hutan Lindung Bukit Cogong. TESIS. Bengkulu. Universitas Bengkulu. Hal 23

Hadi, M., Tarwotjo, U., Rahadian, U. (2009). Biologi Insekta Entomologi. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Kamaludin N, Pamungkas D. W., Nugrahaningrum A dan Sigit W. (2016). Mengungkap Potensi Hulu Bengawan Solo. Yogyakarta: Indonesia Dragonfly Society. Hal 42

Kelompok Tani Hutan. (2015). Rencana Umum Hutan Kemasyarakat Hutan Lindung Bukit Cogong. Musi Rawas. Hal 5

Mardiyanti, D. E., Wicaksono, K. P., Baskara, M. (2013). Dinamika Keanekaragaman Spesies Tumbuhan Pasca Pertanian Padi. Jurnal Produksi Tanaman. Vol 1. No 1. Hal 24-35

Noor, (2011). Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT Rineka Cipta. Hal 111

Pamungkas, D. W., Ridwan, M. (2015). Keragaman Jenis Capung dan Capung Jarum (Odonata) di beberapa Sumber Air. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon. Vol 1. No 6. Hal 1295-1301.

Patty, N. (2006). Keanekaragaman Jenis Capung (Odonata) di Situ Gintung Ciputat, Tangerang. Skripsi tidak di terbitkan Jakarta: Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Hal 18

Rizal, S. & Hadi, M. (2015). Inventarisasi Jenis Capung (Odonata) Pada Areal Persawahan. BIOMA. Vol 17. No 1. Hal 16-20.

Sagala, S., L. Bramawanto, R., Anastasia, R. T. D., Kuswardani, Pranowo, W., S., (2014). Distribusi Logam Berat di Perairan Natuna Distribution of Heavy Metals in Natuna Coastal Waters. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis, 6(2): 297-310.

Samitra, D. & Rozi, Z., F. (2018). Keanekaragaman Ikan di Sungai Kelingi Kota Lubuklinggau. Jurnal Biota, 4 (1): 1-6.

Sigit W, Feriwibisono B, Nugrahani M P, Putri B dan Makitan T. (2013). Naga Terbang Wendit. Keanekaragaman Capung Perairan Wendit, Malang Jawa Timur. Jawa Timur: Indonesia Dragonfly society. Hal 58-78

Siwi. (1991). Kunci Determinasi Serangga. Yogyakarta. Kanisius.

Sugiyono. (2016). Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R dan D. Bandung: Alfabeta. Hal 85

Suriana, adi, d. A., Hardiyanti, D. W. O.. (2014). Inventarisasi Capung (Odonata) di Sekitar Sungai dan Rawa Moramu. Biowallacea. Vol 1. Hal 49-62.




DOI: https://doi.org/10.24002/biota.v6i1.3216

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.