Pengetahuan dan Sikap Masyarakat di Kecamatan Seram Utara Barat, Provinsi Maluku, Terhadap Keberadaan Burung Gosong

Astri Dwyanti Tagueha, Isye Jean Liur

Abstract


Kemampuan burung gosong sebagai satwa yang mampu menghasilkan telur dengan ukuran diatas rata-rata dan ditetaskan oleh alam telah menjadi pemicu adanya eksploitasi tidak terkendali oleh manusia. Keadaan tersebut disebabkan adanya perbedaan cara pandang di tengah masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap masyarakat di Kecamatan Seram Utara Barat terhadap keberadaan burung gosong. Penelitian dilakukan dalam 2 tahap, yaitu Juli 2017 dan Agustus 2018 di dua desa utama (Labuan dan Pasanea) dan disertai observasi lokasi bertelur di beberapa gugusan pulau setempat (Pulau Tujuh). Hasil penelitian menunjukkan para pengumpul telur memiliki pengetahuan yang lebih lengkap tentang karateristik burung gosong dibandingkan masyarakat biasa. Pengetahuan tersebut kemudian dimanifestasikan dalam beberapa sikap konservasi untuk melindungi habitat dan populasi burung gosong, yaitu penggalian telur secara manual, rekonstruksi sarang bertelur, pelepasan anak burung, evaluasi kondisi telur, dan reinkubasi telur bertunas. Sikap tersebut belum mampu mengendalikan tingkat eksploitasi diantara masyarakat sehingga penting untuk dirumuskan program konservasi dan aturan hukum setempat yang sifatnya mengikat.


Keywords


Burung Gosong, Kecamatan Seram Utara Barat

Full Text:

PDF

References


Arista, K., Wahid, A., Ihsan, M. 2015. Faktor Penyebab Penurunan Populasi Maleo Senkawor di Desa Sausu Piore Kabupaten Parigi Miotung Sulawesi Tengah. Warta Rimba, 3(2), 1-8.

Arsyad, A.M. 2014. Analisis Tingkat Kesadaran Masyarakat Terhadap Konservasi dan Rehabilitasi Burung (Studi Kasus Pada Pedagang Burung di Pasar Pasundan, Sukabumi). Skripsi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Jakarta.

Baker, G.C and Dekker, R.W.R.J. 2000. Lunar Synchrony in The Reproduction of The Mollucan Megapode (Megapodius wallacei), Ibis, 142, 382-388.

Balantukang, B., Dumais, J.N.K., dan Kumaat, R.M., 2015. Partisipasi Masyarakat Dalam Program Konservasi Maleo (Macrocephalon maleo) Di Desa Mataindo, Kecamatan Pinolosian Tengah, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan. ASE, 11(2a), 61-76.

Boles, W.E. 2014. A Brief History of The Megapodes (Megapodiidae). Proceeding of the 5th National Maleefowl Forum. Diakses 25 Maret 2020, dari https://nationalmalleefowl.com.au

Budiarsa, I.M., Artama, I.W.T., Sembiring, L., dan Situmorang J. 2010. Analisis Filogenetik Burung Maleo (Macrocephalon maleo) Berdasarkan Sekuen Intron Satu Gen Rhodopsin (RDP1) Nukleus. Biota, 15(2), 160-166.

da Costa, E.C., 2019. Kelembagaan Tradisional Masyarakat Dan Perannya Dalam Pengelolaan Konservasi Habitat Bertelur Burung Momoa (Eulipoa wallacei) di Negeri Kailolo Kecamatan Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah. Skripsi. Universitas Pattimura, Ambon.

Dekker, R.W.R.J., Fuller, R.A., and Baker, G.C. 2000. Megapodes – Status Survey and Conservation Plan 2000-2004. IUCN, Oxford, UK.

Firdiansyah, A., Joha, Y., dan Ta’alidin, A. 2020. Persepsi dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Pulau Enggano Provinsi Bengkulu. Naturalis, 9(1), 103-118.

Harris, R.B., Birks, S., Leache, A. 2017. Incubators Birds : Biogeographical Origins and Evolution of Underground Nesting in Megapodes (Galliformes : Megapodiidae). Journal of Biogeography, 41(11), 1-12.

Heij C.J., 2001. The Biology of the Moluccan Megapode Eulipoa wallacei (Aves, Galliformes, Megapodiidae) on Haruku and Other Moluccan Islands; Part 3: Update of data until 2001. Deinsea, 8, 229-241.

Heij C.J, Rompas C.F.E. 2011. Ecology of The Moluccan Megapode Eulipoa wallacei on Haruku and Other Moluccan Islands, Indonesia. Rotterdam/Ambon. [Indonesian].

IUCN (International Union for Conservation of Nature and Natural Resources), 2020. The IUCN Red List of Threatened Species. Version 2020-1. Diakses 25 Maret 2020, dari https://www.iucnredlist.org.

Lembang, R.K., Sunarno, Tutupary, O.F.W., B.R. Toisutta, dan Sadjab, B. 2018. Konservasi burung gosong maluku (Eulipoa wallacei) Berbasis Masyarakat di Desa simau, Kecamatan Galela. Jurnal Hutan Pulau-Pulau Kecil, 2(2), 195-200.

Nurdianti, A., Ningsih, S., dan Sustri, M. 2013. Potensi Pengembangan Wisata Alam di Habitat Maleo (Macrocephalon maleo) Taman Nasional Lore Lindu Bidang Pengelolaan Wilayah (BPW) I Saluki Kec. Gumbasa Kab. Sigi. Warta Rimba, 1(1), 1-8.

Saiya, H.G dan Heij, C.J. 2017. Kearifan Lokal Masyarakat Adat di Maluku untuk Konservasi Burung Gosong (Eulipoa wallacei). Prosiding Seminar Nasional dan CPF I IDRI : 17-25.

Saiya, H.G., Verboom, W.C., and Heij, C.J. 2016. Vocal Communication Between Moluccan megapodes (Eulipoa wallacei). Techincal Report. JunoBioacoustic.

Sapsuha, Y. 2011. Kualitas Fisik Telur Burung Momoa (Eulipoa wallacei). JITP, 2(3), 167-174.

Sapsuha, Y., Sjafani, N., Albaar, N., dan Ishak, H., 2017. Karateristik Sarang dan Penetasan Telur Burung Mamoa (Eulipoa wallacei) di Galela Kabupaten Halmahera Utara. Agripet, 17(1), 38-42.

Simanjuntak, R., Yusniar, M., Samalukang, Y., Boleu, F.I., Mardiastuti, A., Widyasari, V., and Udin, J.S. 2020. Short Communication : Egg Harvesting and Local Conservation of Moluccan Scrubfowl (Eulipoa wallacei) in The Maluku Islands, Indonesia. Biodiversitas, 21(7), 3018-3024.

Sjafani, N., Hakim, L., Nurgiartiningsih V.M.A., and Suyadi. 2015. The Habitat and Estimation Population of Mamoa Bird (Eulipoa wallacei) in Galela-Halmahera. Journal of Biodiversity and Environmental Science, 7(2), 1-9.

Tuhumury, A.A., 2007. Rencana Pengelolaan Satwa Burung Maleo/Momoa (Eulipoa wallacei) di Maluku. Diakses 13 Maret 2020, dari https://kewang.maluku.com.

Verboom, W.C and Heij, C.J. 2017a. Bird Vocalizations : Aggressive Calls of The Moluccan megapode (Eulipoa wallacei). Technical Report. JunoBioacoustic.

Verboom, W.C and Heij, C.J. 2017b. Bird Vocalizations : The Male-Female Duets of Forsten’ Scrubfowl (Megapodius forstenii forstenii). Technical Report. JunoBioacoustic.




DOI: https://doi.org/10.24002/biota.v5i2.3619

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.