Kajian Fenetik Tumbuhan Paku (Pteridofita) di Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau

Authors

  • Widya Nur Arise Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau
  • Nery Sofiyanti Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Riau

DOI:

https://doi.org/10.24002/biota.v8i1.4523

Keywords:

benai, kajian fenetik, morfologi, tumbuhan paku

Abstract

Kabupaten Kuantan Singingi khususnya Kecamatan Benai merupakan salah satu tempat distribusi tumbuhan paku. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kajian fenetik jenis – jenis tumbuhan paku yang tumbuh di Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi Provinsi Riau. Sampel di lapangan dikumpulkan dengan metode eksplorasi. Untuk memperoleh dendrogram dari tumbuhan paku yang ada di Kecamatan Benai, identifikasi dilakukan berdasarkan karakteristik morfologi, dan data dianalisis menggunakan program NTSys pc 2.02. Sebanyak 23 jenis tumbuhan paku dari 18 genus dan 13 famili telah diidentifikasi pada penelitian ini. Famili Polipodiaceae merupakan famili dengan jumlah jenis terbanyak (5 jenis) dari sampel yang yang dikumpulkan. Dendrogram yang diperoleh dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan jenis daun yaitu jenis daun monomorfik dan dimorfik. 

References

Astuti, K. F., Murningsih. dan Jumari. (2017). Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Paku (Pteridofita) di Jalur Pendakian Selo Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu, Jawa Tengah. Jurnal Biologi 6(2): 1-6.

Idan. E., Yuval, F. dan Eliezer, L. (2010). Morphogenesis of Simple and Compound Leaves: A Critical Review. The Plant cell. 22(4): 1019-1032.

Imaniar, R., Pujiastuti. dan Murdiyah. (2017). Identifikasi keanekaragaman tumbuhan paku Di Kawasan Air Terjun Kapas Biru Kecamatan Pronojiwo Kabupaten Lumajang serta pemanfaatannya sebagai booklet. Jurnal Pendidikan Biologi 6(3): 337-344.

Irawan, A. (2019). Inventarisasi Tumbuhan Paku (Pteridofita) di Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar Provinsi Riau [Skripsi]. Universitas Riau.

Krishnamurthy, A. (2013). A floristic study on herbs and climbing plants at Puducherry, South India: An approach to biodiversity conservation and regeneration through eco-restoration. Check List 9(3): 555–600.

Marpaung, M. M. N., Sofiyanti, D., Iriani. dan Fitmawati. (2016). Morfologi Spora Paku Pteridaceae di Hutan PT. CPI Rumbai Riau. Jurnal Riau Biologia. 1(2) : 148-154.

Mayasari. (2019). Inventarisasi Tumbuhan Paku (Pteridofita) di Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantang Singingi Provinsi Riau [Skripsi]. Universitas Riau.

Nugroho, C. D., Larasati, E., Yuliawati, N., Ramadhan, S., Savirah, T. I., Sabrina, A., Sedayu. dan Ristanto. R. H (2018). Karakteristik Tumbuhan Paku (Pteridophyta) di Jalur Ciwalen, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Cisarua, Jawa Barat. Jurnal Biologi dan Pembelajarannya. 13(1) : 28-36.

Piggott. A. G. (1988). Ferns of Malaysia in Color. Tropical Press.

Roza, A. A. (2013). Keanekaragaman Jenis Paku-pakuan di Taman Hutan Raya Siltan Syarif Hasyim Provinsi Riau [Skripsi]. Universitas Riau.

Sastrapradja, S. (1979). Jenis Paku Indonesia. Herbarium Bogorience LIPI. Bogor.

Sofiyanti, N. (2013). Keanekaragaman jenis paku epifit yang tumbuh pada batang kelapa sawit (Elaesis guineensis Jacq.) di Pekanbaru, Riau. Jurnal Biologi 17(2): 51-55.

Sofiyanti, N., Iriani, D., Roza, A. A. (2015). Morfologi Tumbuhan Paku di TAHURA Sultan Syarif Qasim. UNRI Press. Pekanbaru.

Sofiyanti, N. dan Isda, M. N. (2018). Kajian morfologi dan mikromorfologi (sisik serta trikoma) 4 jenis Pyrrosia mirb (Polypodiaceae) di Provinsi Riau. Jurnal Biologi Tropis 18(2): 174 – 181.

Sofiyanti, N. (2019). Keanekaragaman flora epifit di Hutan Kota Pekanbaru Provinsi Riau dan kajian kekerabatannya. Jurnal Biologi Universitas Andalas 7(1): 32-42.

Sofiyanti, N., Iriani, D., Fitmawati. dan Roza. (2015). Stechnoclaena riauensis (Blechnaceae): a new fern species from Riau, Indonesia. Bangladesh J. Plant Taxon. 22(2): 137-141.

Sofiyanti, N., N. M., Isda, E., Juliantari, R., Suriatno. dan Pranata, S. (2019). The inventory and spore morphology of fern from Bengkalis Island, Riau Province, Indonesia. Biodiversitas Jurnal. 20(11): 3223-3236.

Watkins, J. E., Churchill, A. C., Holbrook, N. M., 2016. A site for sori : Ecophysiology of fertile-sterile leaf dymorphy in ferns. American Journal of Botan. 103(5): 787 – 970. DOI : https://doi.org/10.3732/ajb.1500505.

Wirdayanti. dan Sofiyanti, N. (2019). Skrining fitokimia lima jenis tumbuhan paku Polypodiacee dari Provinsi Riau. Biota Jurnal Ilmu-ilmu Hayati 4(2): 40 – 49.

Wulandari, D., Sofiyanti, N., dan Fitmawati. (2016). Jenis-jenis Polypodiaceae di Hutan PT. CPI Rumbai Provinsi Riau berdasarkan karakter morfologi. Jurnal Riau Biologia. 1(2): 135-139.

Yunidar. (2020). Inventarisasi Tumbuhan Paku (Pteridofita) di Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rokan Hilir Provinsi Riau [Skripsi]. Universitas Riau.

Yusna, M., Sofiyanti, N., dan Fitmawati. (2016). Keanekaragaman Pteridaceae berdasarkan karakter morfologi dan fitokimia di Hutan PT. Chevron Pacific Indonesia (PT. CPI) Rumbai. Jurnal Riau Biologia 1(2): 165-172.

Downloads

Published

01-02-2023

How to Cite

Widya Nur Arise, & Sofiyanti, N. (2023). Kajian Fenetik Tumbuhan Paku (Pteridofita) di Kecamatan Benai Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau . Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati, 8(1), 59–67. https://doi.org/10.24002/biota.v8i1.4523