TRANSFORMASI RUANG KAMPUNG KAUMAN YOGYAKARTA SEBAGAI PRODUK SINKRETISME BUDAYA

Catharina Dwi Astuti Depari

Abstract


Abstract: As one historical settlement in Yogyakarta, Kampung Kauman had experienced a complex transformation under various political influences and cultural syncretism events. The direct impacts resulted from Javanese cosmic order concept towards Yogyakarta city plan, the bureaucracy relationship with the monarchy of Yogyakarta, the moral obligations to maintaining the Islamic values into daily rituals and the urban challenges due to global changes, have forged Kampung Kauman to become a hybrid urban structure. The research empirically reveals the main factors determining Kampung Kauman’s transformation through time by primarily constructing a grand theory related to urban form and urban identity concept. The research findings would expectedly provide a deep understanding towards Kampung Kauman Yogyakarta by studying its physical changes and the socio-cultural phenomena which forced those changes.

Keywords: transformation, cultural syncretism, urban structure, identity

Abstrak: Sebagai sebuah permukiman bersejarah di Yogyakarta, Kampung Kauman telah mengalami proses transformasi yang kompleks akibat dari pengaruh berbagai kebijakan politik serta rangkaian peristiwa sinkretisme budaya. Dampak implementasi konsep kosmologi Jawa terhadap rencana tata ruang Yogyakarta, hubungan birokrasi dengan kraton, kewajiban dalam mempertahankan ajaran Islam dalam ritual sehari-hari serta tantangan kawasan dalam menghadapi pengaruh globalisasi, telah melahirkan bentuk struktur ruang Kampung Kauman yang berpola hibrida. Secara empirikal, penelitian berusaha mengungkapkan berbagai faktor dominan yang mempengaruhi proses perubahan bentuk ruang kampung dari masa ke masa dengan terlebih dahulu membangun landasan teoritis yang terkait dengan pola bentuk dan konsep identitas kawasan. Hasil penelitian diharapkan mampu menyediakan pemahaman yang mendalam mengenai Kampung Kauman Yogyakarta dengan mengkaji perubahan fisik ruang kampung serta berbagai fenomena sosial budaya yang mendorong setiap perubahan tersebut.

Kata kunci: transformasi, sinkretisme budaya, struktur ruang kawasan, identitas

Keywords


transformation; cultural syncretism; urban structure; identity; transformasi; sinkretisme budaya; struktur ruang kawasan; identitas

Full Text:

PDF

References


Chawari, M. 2008. Bangunan Rumah Tradisional Jawa di Kampung Kauman Yogyakarta. Tesis tidak diterbitkan. Yogyakarta: Program Studi Arkeologi, Program Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Darban, A. A. 1984. Kampung Kauman Sebuah Tipologi Kampung Santri di Perkotaan. Yogyakarta: Fakultas Sastra UGM.

Garnham, H. L. 1984. Maintaining the Spirit of Place. Arizona: PDA Publishers Corporation.

Larkham, P. J. 1996. Conservation and the City. London: Routledge.

Morris, A. E. J. 1994. History of Urban Form Before The Industrial Revolutions. New York: John Wiley and Sons, Inc.

Moudon, A. V. 1994. Ordering Space: Getting to Know the Built Landscape. Cambridge, MA.: MIT Press.

Rochym, A. 1987. Masjid dalam Karya Arsitektur Nasional Indonesia. Bandung: Angkasa.

Setiadi, A. 2010. Arsitektur Kampung Tradisional. Yogyakarta: PT.Kanisius.

Schultz, C. N. 1980. Genius Loci: Towards A Phenomenology of Architecture. New York: Rizzoli.

Trancik, R. 1986. Finding Lost Space. New York: Van Nostrand Reinhold Company.

Wijanarka. 2001. Teori Desain Kawasan Binaan. Palangkaraya: Universitas Palangkaraya Prodi Teknik Arsitektur.

Wiryomartono, A. B. 1995. Seni Bangunan dan Seni Binakota di Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Zahnd, M. 2008. Model Baru Perancangan Kota yang Kontekstual. Yogyakarta: PT. Kanisius.

Internet: www.kompasiana.com, The Other Side of Yogyakarta, Publikasi 12 September 2011.




DOI: https://doi.org/10.24002/jars.v10i1.1044

Refbacks

  • There are currently no refbacks.