SAWITRI (Sampah Wisata Pentingsari): MODEL PENGELOLAAN SAMPAH AKTIVITAS WISATA DESA PENTINGSARI, YOGYAKARTA

Vincentia Reni Vitasurya

Abstract


Abstract: The development of agriculture-based village into a tourist village is an interesting phenomenon to study in continuity to see the wisdom of local communities to improve the welfare of rural communities. Sustainable tourism in rural areas has significance for developing rural village-based tourism on the natural environment, that rely on an agrarian lifestyle as one tourist attraction but has a greater economic value than before. In the example Pentingsari village, it appears that there are forces in the village which causes people to continue to attract tourists to visit and while still preserving the agrarian life. The existence of tourist activity would leave traces that need to be observed of which is waste. This paper is part of research on empowerment model tourist village and tried to explore how people attempt to manage the impact of waste, so that it can preserve the environment as part of a tourist attraction. The method used is to conduct in-depth interviews and observations of daily people doing tourist activities. The expected result is to know how much waste is generated as a result of garbage tourist activity and how people attempt to cope with these problems. This result can be a model of environmental conservation that can be used for the development of rural tourism in the future

Keywords: waste management model, rural tourism, environmental conservation, rural tourism.

Abstrak: Perkembangan desa berbasis agraris menjadi desa wisata merupakan fenomena menarik yang perlu diteliti secara berkelanjutan untuk melihat kearifan lokal yang dapat mensejahterakan masyarakat pedesaan. Pariwisata berkelanjutan di pedesaan memiliki makna mengembangkan kawasan pedesaan menjadi desa wisata yang berbasis pada kelestarian lingkungan alamiah yang mengandalkan gaya hidup agraris sebagai salah satu atraksi wisatanya, namun memiliki nilai ekonomis yang lebih besar dari sebelumnya. Pada contoh desa Pentingsari terlihat adanya kekuatan di desa tersebut yang menyebabkan masyarakat dapat terus menarik minat wisatawan untuk berkunjung dan sekaligus tetap melestarikan kehidupan agrarisnya. Keberadaan aktivitas wisata tentu meninggalkan jejak yang perlu dicermati diantaranya adalah limbah sampah. Tulisan ini merupakan bagian dari penelitian tentang model pemberdayaan desa wisata dan mencoba menggali bagaimana upaya warga untuk menanggulangi dampak sampah sehingga dapat menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari atraksi wisata. Metode yang dipergunakan adalah dengan melakukan observasi dan in depth interview dari keseharian warga melakukan aktivitas wisata. Hasil yang diharapkan adalah mengetahui berapa besar limbah sampah dihasilkan sebagai dampak aktivitas wisata dan bagaimana upaya warga untuk menanggulangi permasalahan tersebut. Hasil ini dapat menjadi model pelestarian lingkungan yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan desa wisata dimasa yang akan datang.

Kata kunci: model pengelolaan sampah, desa wisata, pelestarian lingkungan, wisata pedesaan


Keywords


waste management model; rural tourism; environmental conservation; rural tourism;model pengelolaan sampah; desa wisata; pelestarian lingkungan,;wisata pedesaan

Full Text:

PDF

References


Campbell, C. Lee. 1997. Principles of sustainable development. Edited by F. Douglas Muschett, Fla.: St. Lucie Press.

Cavestro, Luigi. 2003. Participatory Rural Appraisal: Concept, Methodologies, and Techniques, Univesita Degli Studi Di Padova.

Fandeli, C. 2000. Pengusahaan Ekowisata.Yogyakarta: Penerbit Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada.

Herawati, Anita, et.al, 2014. “Rural Tourism Community Empowerment Based On Local Resources For Improving Community Welfare”, Jurnal RIBER (Review of Integrative Bussines and Economic Research) Vol 3 Issue 2(July), ISSN: 2304-1013 (Online).

Mikkelsen, Britha, 2001. Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya-Upaya Pemberdayaan: Sebuah Buku Penganggan bagi Para Praktisi Lapangan. Edisi 2. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia (terjemahan).

Nugroho, Iwan, 2011. Ekowisata dan Pembangunan Berkelanjutan. Penerbit : Pustaka Pelajar, Yogyakarta.

Pudianti, Anna. 2013. Budaya Sebagai Dasar Konsep Lingkungan Berkelanjutan Pada Desa Wisata Pentingsari, Sleman, DIY. Makalah (Tidak dipublikasikan).

Puswira. 2011. Kebonagung: Image of Traditional Learning and Leisure. Yogyakarta: Penerbit Puswira (ISBN: 978-602-99011-0-9).

Puswira. 2012. Exotic Gilangharjo. Yogyakarta: Penerbit Puswira (ISBN: 978-602-99011-1-5).

Royo-Vela, Marcelo. 2009. Rural-Cultural Excurtion Conseptualization: A Local Tourism Marketing Management Model Based on Tourist Destination Image Measurement. Journal Tourism Management 30 (2009) pp. 419-428, Journal online Elsevier.

Tim Penyusun Kamus Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 1997. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua. Jakarta: Balai Pustaka

Tim Puswira. 2010b. Pendampingan Masyarakat dalam Memanfaatkan dan Mengembangkan Potensi Lokal dan Unggulan, Menuju Masyarakat Desa yang Peduli Lingkungan di Gilangharjo. Laporan Pengabdian (Tidak Dipublikasi).

Tim Puswira. 2011. Pendampingan Masyarakat Desa Gilangharjo Menuju Desa Wisata yang Ramah Lingkungan (Gilangharjo Green Entrepreneurship’s Rural Tourism). Laporan Pengabdian (Tidak Dipublikasi).

Tim Puswira. 2012. Pendampingan Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata Gilangharjo. Laporan Pengabdian (Tidak Dipublikasi).

Tim Puswira, 2014, “Model Pemberdayaan Desa Wisata Berbasis Pelestarian Lingkungan Berkelanjutan Dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta” Laporan Kemajuan Penelitian Hibah Bersaing (tidak dipublikasikan)

Tim Maubisa, 2014. Program Mahasiswa Wirausaha Bina Desa (MAUBISA) Kopertis wilayah V DIY. “Sawitri, Sampah Wisata Pentingsari”. Laporan Kemajuan. (Tidak Dipublikasikan).

Vitasurya, Reni, et al. 2014. Model alternatif pengelolaan limbah sampah sebagai dampak aktivitas wisata di desa wisata Pentingsari, Yogyakarta. Prosiding SCAN 5 Arsitektur UAJY (ISBN : 978-602-8817-60-8.). Penerbit UAJY.

Wawancara langsung, narasumber : Doto Yogantoro, koordinator desa wisata Pentingsari, 15 Mei 2014.




DOI: https://doi.org/10.24002/jars.v10i5.1092

Refbacks

  • There are currently no refbacks.