CAIR SEBAGAI KONSEP DESAIN INTERIOR RESTORAN TIMOR RAYA KOTA KUPANG

Budhi B. Lily

Abstract


Abstract: Timor Raya Restaurant comes from the proliferation of places that offer rental services of wedding packages in the city. The initial function of this restaurant was a venue for weddings with supported interior concept. As the time goes by, the restaurant also rented out for other events such as birthdays, graduations, meetings and gathering severance and other events that makes the interior concept incompatible anymore with such events. Flexibility of  the interior space is the main problem of this restaurant and to study about it can use the "liquid" philosophy at the meaning of sirih pinang as a local wisdom potential. The purpose of this study is to present an interior design of Timor Raya Restaurant with "liquid" concept that can provide solutions to respond to some of the functions contained. Data collection method is done by observation and interviews and analyze with qualitative method to each element of the interior with the "liquid" concept. The results showed that by the application of  "liquid" concept  against every element make the interior concept of Timor Raya Restaurant can adjust to every event hold.

Keywords: Liquid, interior, Timor Raya Restaurant

Abstrack: Restoran Timor Raya hadir dari maraknya tempat-tempat yang menawarkan jasa penyewaan paket pernikahan di Kota Kupang. Fungsi awal restoran ini adalah sebagai tempat berlangsungnya acara pernikahan dengan konsep iterior yang mendukung. Berjalannya waktu restoran ini disewakan juga untuk acara-acara lain seperti ulang tahun, wisuda, pertemuan dan temu pisah serta acara lainya yang mengakibatkan konsep interior yang ada tidak cocok dengan acara-acara tersebut. Masalah fleksibilitas ruang interior merupakan masalah utama dari restoran ini dan untuk mengkajinya dapat menggunakan filosofi “cair” pada makna sirih pinang sebagai potensi kearifan lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk  menghadirkan sebuah desain interior Restoran Timor Raya dengan konsep “cair” yang dapat memberikan solusi untuk merespon beberapa fungsi yang diwadahi. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wawancara serta menganalisisnya dengan metode kualitatif terhadap setiap elemen interior dengan konsep “cair”. Hasil penelitian menunjukan bahwa dengan aplikasi konsep ”cair” terhadap setiap elemen membuat konsep interior Restoran Timor Raya dapat menyesuaikan dengan setiap acara yang diwadahi.

Kata kunci: Cair, interior, restoran timor raya



Keywords


Liquid; interior; Timor Raya Restaurant; cair; interior; restoran timor raya

Full Text:

PDF

References


Antariksa. 2009. Kearifan Lokal dalam Arsitektur Perkotaan dan Lingkungan Binaan. Seminar Nasional “Kearifan Lokal (Local Wisdom) dalam Perencanaan dan Perancangan Lingkungan Binaan”-PPI Rektorat Universitas Merdeka Malang, 7 Agustus 2009.

Carmona, Heath, Oc, Tiesdell. 2003. Public places – urban spaces, the dimension of urban design. Oxford: Architectural press.

Fauzia dkk. (2014). Fleksibilitas Interior Unit Hunian pada Rumah Susun di Kota Malang. Jurnal Mahasiswa Jurusan Arsitektur Vol 2, No 2 , 1-14.

Kronenburg, R. (2007). Flexible: Architecture that Responds to Change. London: Laurence King.

Monahan, T. 2002. “Flexible Space & Built Pedagogy: Emerging IT Embodiments”.Inventio 4 (1): 1-19. Rensselaer Polytechnic Institute.

Piutanti, R. (2015). Pemaknaan Kembali Kearifan Lokal Dalam Arsitektur. Seminar Nasional SCAN#6:2015 (pp. 13-21). Yogyakarta: Universitas Atmajaya.

Setiadi, A. (2015). Konsep, Prinsip, Strategi Kearifan Lokal Dan Ilmu Pengetahuan Modern Dalam Arsitektur. Seminar Nasional SCAN#6:2015 (pp. 1-6). Yogyakarta: Universitas Atma Jaya.




DOI: https://doi.org/10.24002/jars.v11i2.1109

Refbacks

  • There are currently no refbacks.