Pengembangan Potensi Pada Desa Kedungsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo

Main Article Content

Caecilia Santi Praharsiwi

Abstract

Desa Kedungsari adalah sebuah desa yang terletak di sisi selatan Kecamatan Pengasih. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat Desa Kedungsari adalah di sektor pertanian. Bekerja di sektor pertanian membuat masyarakat Desa Kedungsari tidak mendapatkan penghasilan tetap karena masa panen padi hanya tiga bulan sekali. Untuk itu, masyarakat Desa Kedungsari membutuhkan sumber mata pencaharian lain untuk menunjang kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Untuk membantu memajukan Desa Kedungsari dengan mengatasi permasalahan yang ada, maka dilakukan proses pendahuluan untuk mengidentifikasi permasalahan yang terjadi. Proses ini dilakukan dengan menggunakan internet sourching dikarenakan pandemi Covid-19 sehingga tidak ada penerjunan mahasiswa ke lapangan. Kemudian dengan bantuan studi pustaka dari berbagai sumber sehingga dapat ditentukan tujuan pengabdian ini. Kemudian dengan bantuan internet sourching kembali dilakukan pengambilan data dalam hal ini adalah potensi yang dapat dikembangkan. Kemudian dilakukan analisis data dan ditemukan hasil bahwa untuk memajukan perekonomian masyarakat Desa Kedungsari dilakukan dengan cara mengintegrasikan sekuruh potensi yang dahulu berjalan secara terpisah menjadi satu kesatuan dan dari potensi yang ada dilakukan pengembangan lebih lanjut. Potensi yang dapat dikembangkan antara lain kebudayaan, kerajinan eceng gondok, souvenir sampah plastik, dan persawahan.

Article Details

Section
Articles

References

D. Kedungsari, “Kapanewon pengasih,” 2020. https://pengasih.kulonprogokab.go.id/.

BAPPEDA KULON PROGO, “RKPD 2016 Kab Kulon Progo.pdf.” 2015.

Kemendagri, “Visualisasi Peta Digital,” Peta Digital, 1995. https://gis.dukcapil.kemendagri.go.id/peta/.

Kecpengasih, “Kapanewon Pengasih,” 2020. https://pengasih.kulonprogokab.go.id/detil/549/profil-kecamatan-pengasih.

B. P. Statistik, “Berita Resmi Statistik Tabel Statistik Publikasi Statistik Program dan Berita,” 2020. https://kulonprogokab.bps.go.id/.

N. Setiati, A. Retnoningsih, and N. K. Dewi, “Pelatihan Kerajinan Eceng Gondok di Kecamatan Banyubiru untuk Menumbuhkan Wirausaha Baru,” J. Dedicators Community, vol. 4, no. 1, pp. 1–11, 2020, doi: 10.34001/jdc.v4i1.972.

A. I. Tana, “Eceng Gondok Definisi Eceng Gondok,” 2020. https://www.selasar.com/eceng-gondok/.

A. Ashari, “Tahap Awal Eceng Gondok Dapat Menjadi Bahan Baku Kerajinan,” 2020. https://bobo.grid.id/.

M. Fatoni, “Di Tangan Kreatif Warga Dusun Mudal , Sampah Plastik Disulap Jadi Souvenir,” 2020. https://jogja.tribunnews.com/2015/05/26/di-tangan-kreatif-warga-dusun-mudal-sampah-plastik-disulap-jadi-souvenir.

Gobrik, “Welcome to Plastic Transition,” 2020. https://www.ecobricks.org/.