Potensi Desa Bumirejo Kabupaten Kulon Progo pada Bidang Kuliner, Kerajinan, Kesenian, serta Inovasi dalam bidang Pakan Ternak

Main Article Content

Stephani Rangga Larasati

Abstract

Abstrak

Terdapat beberapa potensi dari desa Bumirejo yang potensial untuk dikembangkan, pada kajian ini akan dibahas potensi-potensi tersebut, yaitu: (1) Potensi pengolahan jamur tiram; (2) potensi gerabah; (3) potensi kesenian ; dan (4) inovasi pada bidang pakan ternak. Tujuan dari kajian ini antara lain untuk menggali potensi desa Bumirejo, memberikan wawasan dan pengetahuan mengenai pentingnya identitas digital, memberikan panduan dan arahan  menciptakan inovasi produk menggunakan potensi desa Bumirejo, serta menginspirasi masyarakat desa Bumirejo untuk terus melakukan pengembangan potensi desanya. Metode yang digunakan dalam pencarian data adalah dengan kajian pustaka, deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data melalui wawancara dengan Karang Taruna Desa Bumirejo, melalui berbagai literasi buku dan jurnal, serta diskusi dengan ahli. Pengolahan data dilakukan dengan mengadaptasi data dan disesuaikan dengan peluang yang ada. Hasil dari program pengabdian masyarakat ini adalah inovasi produk olahan jamur, berbagai akun media sosial sebagai identitas digital, desain interior pusat gerabah, inovasi cara fermentasi pakan ternak, hingga berbagai usulan program yang dapat dikembangkan secara mandiri oleh masyrakat desa Bumirejo. Diharapkan program pengabdian masyarakat ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat desa Bumirejo dan siapapun yang membaca.

 

Kata Kunci — jamur tiram, gerabah, ferementasi pakan ternak

Abstract

There are several potentials from desa Bumirejo  that potentially to be developed, this study will discuss these potentials, namely: (1) the potential for processing oyster mushrooms; (2) potency of pottery; (3) artistic potential; and  (4) innovation in fermentation of animal feed. This program aims to explore the potential of desa Bumirejo, providing insight and knowledge about the importance of digital identity, providing guidance and directions for creating product innovations using the potential of desa Bumirejo, and inspiring the people of desa Bumirejo to continue developing the potential of their village. The method used in data search is literature review, descriptive qualitative. Methods of data collection through interviews with the Karang Taruna Desa Bumirejo, through various literacy books and journals, as well as discussions with experts. Data processing is done by adapting the data and adjusting it to the opportunities that exist. The results of this community service program are innovation of processed mushroom products, various social media accounts as digital identities, interior design of pottery centers, innovations in animal feed fermentation, to various proposed programs that can be developed independently by the people of Bumirejo village. It is hoped that this community service program can provide benefits for the people of Bumirejo village and anyone who reads.

 

Keywords — oyster mushroom, earthenware, animal feed ferementation

 

Article Details

Section
Articles

References

V. Agustini, S. Sufaati, B. E. Bharanti, and D. Y. P. Runtuboi, “Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Sebagai Perconthan Dan Unit Usaha Budidaya Jamur (Uubj) di Universitas Cenderawasih,” J. Pengabdi. Masy. MIPA dan Pendidik. MIPA, vol. 2, no. 1, pp. 28–32, 2018, [Online]. Available: http://journal.uny.ac.id/index.php/jpmmp.

L. Muniroh, . H., and A. Marlina, “Manfaat Penggunaan Media Sosial Terhadap Peningkatan Penjualan Tas Pada Pengrajin Tas Di Ciampea,” J. Ilm. Inov., vol. 6, no. 2, p. 57, 2017, doi: 10.32832/inovator.v6i2.1046.

T. Kumala, “Perkembangan Gerabah Tradisional Di Pekunden, Pelutan, Pemalang, Jawa Tengah,” Comput. Human Behav., vol. 63, no. May, pp. 9–57, 2017, [Online]. Available: http://dx.doi.org/10.1016/j.chb.2016.05.008.

H. N. Anshoriy, Strategi Kebudayaan: Titik Balik Kebangkitan Nasional. .

P. Wijaya, “Mengenal Lebih Dekat: Putu Wijaya Sang Teroris Mental dan Pertanggungjawaban Proses Kreatifnya,” p. 20, [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?id=uxVPGl00OxQC&printsec=frontcover&dq=Mengenal+Lebi h+Dekat:+Putu+Wijaya+Sang+Teroris+Mental+dan+Pertanggungjawaban+Proses+Kreatifnya&hl =id&sa=X&ved=2ahUKEwjUirGi_6ntAhXs8HMBHfHX[1] V. Agustini, S. Sufaati, B. E. Bharanti, and D. Y. P. Runtuboi, “Budidaya Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Sebagai Perconthan Dan Unit Usaha Budidaya Jamur (Uubj) di Universitas Cenderawasih,” J. Pengabdi. Masy. MIPA dan Pendidik. MIPA, vol. 2, no. 1, pp. 28–32, 2018, [Online]. Available: http://journal.uny.ac.id/index.php/jpmmp.

L. Muniroh, . H., and A. Marlina, “Manfaat Penggunaan Media Sosial Terhadap Peningkatan Penjualan Tas Pada Pengrajin Tas Di Ciampea,” J. Ilm. Inov., vol. 6, no. 2, p. 57, 2017, doi: 10.32832/inovator.v6i2.1046.

T. Kumala, “Perkembangan Gerabah Tradisional Di Pekunden, Pelutan, Pemalang, Jawa Tengah,” Comput. Human Behav., vol. 63, no. May, pp. 9–57, 2017, [Online]. Available: http://dx.doi.org/10.1016/j.chb.2016.05.008.

H. N. Anshoriy, Strategi Kebudayaan: Titik Balik Kebangkitan Nasional. .

P. Wijaya, “Mengenal Lebih Dekat: Putu Wijaya Sang Teroris Mental dan Pertanggungjawaban Proses Kreatifnya,” p. 20, [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?id=uxVPGl00OxQC&printsec=frontcover&dq=Mengenal+Lebi h+Dekat:+Putu+Wijaya+Sang+Teroris+Mental+dan+Pertanggungjawaban+Proses+Kreatifnya&hl =id&sa=X&ved=2ahUKEwjUirGi_6ntAhXs8HMBHfHXDacQ6AEwAHoECAEQAg#v=onepage&q=M engenal%252.

H. Kridalaksana, F. X. Rahyono, D. Puspitorini, S. Widodo, and Darmoko, Wiwara | Pengantar Bahasa dan Kebudayaan Jawa. .

S. P. Naredia, Produksi Kultural Kampung Seni (Kajian Sosiologi dengan Pendekatan Teori Pierre Bourdieu). .

F. Helmy, Dunia Tanpa Nyawa. .

P. P. Ketaren, “Kebutuhan Gizi Ternak Unggas di Indonesia,” vol. 20, no. 4, pp. 172–180, 2010.

Y. Farida, H. Sasongko, and . Sugiyarto, “Pemanfaatan Tanaman Lokal sebagai Pakan Ternak Fermentasi dan Suplemen Pakan di Desa Sendang, Kabupaten Wonogiri,” Agrokreatif J. Ilm. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 1, p. 61, 2018, doi: 10.29244/agrokreatif.4.1.61-67.

Khalil, M. N. Lestari, P. Sardilla, and Hermon, “The Use of Local Mineral Formulas As A Feed Block Supplement For Beef Cattle Fed On Wild Forages,” Media Peternak., vol. 38, no. 1, pp. 34–41, 2015, doi: 10.5398/medpet.2015.38.1.34.

D. K. Ahmad, “Potensi Pemanfaatan Limbah Tebu sebagai Pakan Fermentasi Probiotik,” Bul. Tanam. Tembakau, Serat Miny. Ind., vol. 4, no. 1, pp. 37–45, 2012.