Peningkatan Digitalisasi Pariwisata di Wilayah Desa Purwoharjo, Kulon Progo

Main Article Content

Desideria Cempaka Wijaya Murti
Zikrina Ratri Kusumastuti
Victoria Sundari Handoko
Antonius Bima Murti Wijaya

Abstract

Purwoharjo merupakan suatu kawasan desa yang terletak di daerah Pegunungan Menoreh, Kulon Progo, Yogyakarta. Situasi pandemic COVID-19 membawa dampak bagi keberlanjutan pariwisata di kawasan Desa Purwoharjo. Penurunan jumlah pengunjung dalam dua tahun masa pandemic akibat dari kebijakan PKKM dan PSBB mendorong Wisata Desa Purwoharjo untuk beradaptasi. Pandemi merupakan suatu permasalahan fenomena alam yang perlu dihadapi dengan pendekatan yang adaptif antara manusia dan alam. Melalui empat komponen dalam pendekatan human and ecological well-being, digitalisasi dipilih sebagai langkah alternatif inovasi dari permaslaahan yang ada. Yang mana digitalisasi ini dapat bermanfaat bagi upaya peningkatan nilai produk wisata Desa Purwoharjo dan mempertahankan pariwisata setempat sebagai ecosystem service. Pada proses ini berupaya menggabungkan ide dan pemikiran dari masyarakat pengelola wisata dan kelompok diluar pengelola untuk menciptakan inovasi serta meningkatkan nilai produk wisata setempat. Dengan metode Community-based Tourism (CBT) yang diguakan melibatkan kelompok pengelola desa wisata secara aktif dan juga kelompok lain sebagai fasilitator diharapkan dapat memberikan wawasan dan berinovasi bersama untuk pengembangan desa wisata Purwoharjo. Dengan proses fasilitator pelatihan digitalisasi dengan kelompok- kelompok di luar pengelola wisata.

Article Details

Section
Articles
Author Biography

Desideria Cempaka Wijaya Murti, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Desideria adalah akademisi UAJY yang memiliki spesifikasi di bidang ilmu komunikasi, pariwisata warisan budaya, dan digital media.

References

References

F. M. Grouzet and E. S. Lee, "Ecological Well-Being," in Encyclopedia of Quality of Life and Well-Being Research , Canada, Springer Refrance, 2014, pp. 1784-1787.

J. K. Summers, L. M. Smith, J. L. Case and R. A. Linthurst, "A Review of the Elemnet of Human Well-Being with an Emphasis on the Contribution of Ecosystem Services," Ambio, p. 327–340, 2012.

L. Muliawanti and D. Susanti, "Digitalisasi Destinasi sebagai Strategi Pengembangan Promosi Pariwisata di Kabupaten Magelang," WARTA Ikatan Sarjana komunikasi Indonesia, pp. 135-143, 2020.

B. P. W. Nirmala, N. W. utami and A. I. I. Paramitha, "Digitalisasi Desa dan Potensi Wisata di Desa Kerta, Kabupaten Gianyar Menuju Pariwisata 4.O," Jurnal Karya Abdi, pp. 350-355, 2020.

T. A. S. P. O. a. C. S. Division, ASEAN Community Based Tourism Standard, Jakarta: Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), 2016.

É. Happ and Z. Ivancsó-Horváth, "Digital Tourism is the Challenge of Future- A New Approach to Tourism," Knowledge Horizons - Economics, pp. 9-16, 2018.

V. Parida, "Digitalization," in Addressing Societal Challenges , Luleå, Grafisk produktion LTU, 2018, pp. 23-38.

S. P. V. Lenka and J. Wincent, "Digitalization Capabilities as Enables of Value Co-Creation in servitizing Frims," Psysicology & Marketing , pp. 92-100, 2017.

T. M. E. A. (MEA), Ecosystems and human well-being: Synthesis, Washington, DC: World Resources Institute, 2005.