Perancangan Arsitektur Perusahaan Dengan Top-Down Approach Pada UD. Sinar Surya Pontianak

Authors

  • Sandy Kosasi

DOI:

https://doi.org/10.24002/jbi.v4i2.334

Abstract

Abstract. This research results in a model of company architectural design to integrate all business processes, information systems and the application of information technology. By identifying and clarifying the needs for information related to the strategic activities of the UD. Sinar Surya can facilitate the activities of operational processes and integrate the business processes of marketing and logistics. This is a case study that uses descriptive analysis and exploratory. The data is collected from interviews and observation. Architectural design companies use top-down approach. Data analysis is carried out by using business area analysis on Critical Success Factor, case diagrams and activity diagrams. The results show the data processing and more precise distribution information by minimizing misinformation, procurement and sale of goods, stock information becomes more accurate and relevant, information becomes more consistent. Through synchronization, integration, convergence, and interoperability make the operational performance can be run more effectively and efficiently.

Keywords: Enterprise Architecture, Top-Down Approach, Business Area Analysis

 

Abstrak. Penelitian ini menghasilkan sebuah model perancangan arsitektur perusahaan untuk mengintegrasikan seluruh proses bisnis, sistem informasi dan penerapan teknologi informasinya. Mengidentifikasi dan mengklarifikasi kebutuhan akan informasi strategis yang berhubungan dengan kegiatan dari UD. Sinar Surya serta mempermudah dalam kegiatan proses operasional, dan dalam mengintegrasikan proses bisnis bagian pemasaran dan logistik. Penelitian berbentuk studi kasus dan menggunakan metode penelitian analisis deskriptif dan eksploratif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, dan observasi. Perancangan arsitektur perusahaan menggunakan pendekatan atas-bawah. Metode analisis data menggunakan analisis area bisnis, Critical Success Factor, diagram use case dan diagram activity. Hasil penelitian memperlihatkan pengolahan data dan pendistribusian informasi menjadi lebih tepat, meminimalisasi kekeliruan informasi pengadaan dan penjualan barang, informasi stok menjadi lebih akurat dan relevan, informasi menjadi lebih konsisten. Melalui sinkronisasi, integrasi, konvergensi, dan interoperabilitas membuat kinerja operasional dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Kata Kunci: Arsitektur Perusahaan, Pendekatan Atas-Bawah, Analisis Area Bisnis.

Published

2013-07-31