Gaya Kepemimpinan Pada Sektor Pariwisata Bisnis dan Budaya Di Desa Petung

Isi Artikel Utama

Aldemas Raventa Surbakti
Muhammad Zahid Zarruqo
Muhammad Daffa Pamungkas
Ponang Angga Dwi Suputra

Abstrak

Penelitian ini berfokus pada peran kepemimpinan lokal dalam proses pemulihan pascabencana erupsi Gunung Merapi tahun 2010 di Desa Petung, Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Sleman, dengan menelaah tiga sektor utama, yaitu pariwisata, budaya, dan bisnis lokal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan eksploratif untuk memahami praktik kepemimpinan yang berkembang dalam konteks komunitas pascabencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, kepemimpinan di sektor pariwisata berkembang secara karismatik-kolektif dan berbasis legitimasi sosial, yang berperan penting dalam menggerakkan solidaritas, mengelola konflik, dan mendorong partisipasi ekonomi masyarakat. Kedua, pada sektor budaya, kepemimpinan bersifat demokratis-fasilitatif dengan menekankan musyawarah, kesukarelaan, dan pelestarian nilai kebersamaan, meskipun menghadapi tantangan akibat pergeseran prioritas ekonomi pasca-bencana. Ketiga, sektor bisnis menunjukkan pola kepemimpinan situasional-adaptif yang berorientasi pada keberlangsungan usaha dan fungsi sosial sebagai penyedia lapangan kerja lokal, namun masih terbatas dalam aspek perencanaan jangka panjang dan profesionalisasi. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan lokal di Desa Petung tidak bertumpu pada struktur formal, melainkan pada legitimasi sosial, modal sosial, dan kemampuan adaptasi terhadap kondisi pascabencana. Kebaruan penelitian ini terletak pada analisis integratif tiga sektor strategis yang memperlihatkan kepemimpinan lokal sebagai spektrum praktik kontekstual dalam membangun keberlanjutan sosial-ekonomi komunitas pascabencana.

Rincian Artikel

Bagian
Articles