Ekologi Integral dalam Tangan Warga: Ecobrick Furniture sebagai Refleksi Laudato Si’ di Padukuhan Keruk III

Authors

  • Wilhelmina Tjahyadi prodi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Atma Jaya Yogyakarta
  • Kristina Wulandari Prodi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Atma Jaya Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.24002/jai.v6i1.12570

Keywords:

ecobrick, environment, waste treatment, participatory development

Abstract

Padukuhan Dayakan II, located in Dayakan Village, Tanjungsari District, Gunung Kidul Regency, Yogyakarta, faces challenges in managing citizen data that is still done manually, causing slow administrative processes and vulnerability to errors. As a solution, students from Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) developed an application based on Flutter and Dart for the digitalization of population data. This application development used the Agile methodology, which allows for iterative and flexible development according to user needs. The application facilitates the recording, updating, and searching of citizen data, reducing the time it previously took to search for one piece of data from 30 minutes to less than one minute. The application was tested through direct trials by village officials, and training was provided to the Kepala Dukuh (village head) as its partner to ensure the application could be used effectively. The results show that this application significantly improves administrative efficiency, accelerates public services, and enhances data accuracy. This application development is expected to be further developed with additional features to make administrative tasks easier and improve community services.

References

[1] D. Clasissa Aulia dkk., “Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Masyarakat tentang Pengelolaan Sampah dengan Pesan Jepapah,” Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat (Pengmaskesmas), vol. 1, no. 1, hlm. 62–70, 2021.

[2] L. C. M. Lebreton, J. Van Der Zwet, J. W. Damsteeg, B. Slat, A. Andrady, dan J. Reisser, “River plastic emissions to the world’s oceans,” Nat Commun, vol. 8, hlm. 1–10, 2017, doi: 10.1038/ncomms15611.

[3] L. Mai, X. Sun, dan E. Y. Zeng, “Country-specific riverine contributions to marine plastic pollution,” Science of The Total Environment, vol. 874, hlm. 162552, Mei 2023, doi: 10.1016/J.SCITOTENV.2023.162552.

[4] D. Damayanti dkk., “Current Prospects for Plastic Waste Treatment,” Polymers (Basel), vol. 14, no. 15, 2022, doi: 10.3390/polym14153133.

[5] M. Z. Hakim, “Pengelolaan dan Pengendalian Sampah Plastik Berwawasan Lingkungan,” Amanna Gappa, vol. 27, no. 2, hlm. 111–121, 2019.

[6] M. H. Rancaputra dan T. W. Abadi, “Turning Waste into Wealth with Bricks Eco-Friendly in Indonesia,” Journal of Geosciences and Environmental Studies, vol. 1, no. 2, hlm. 12, 2024, doi: 10.53697/ijgaes.v1i2.3344.

[7] W. R. Kurniawan, H. Z. Azzuhri, dan E. T. Baranti, “Baranti, E. T., Kurniawan, W. R., & Azzuhri, H. Z. (2025).,” vol. 3, no. 1, hlm. 10–19, 2025.

[8] S. Suminto, “Ecobrick: solusi cerdas dan kreatif untuk mengatasi sampah plastik,” PRODUCTUM Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk), vol. 3, no. 1, hlm. 26, 2017, doi: 10.24821/productum.v3i1.1735.

[9] L. J. J. Meijer, T. van Emmerik, R. van der Ent, C. Schmidt, dan L. Lebreton, “More than 1000 rivers account for 80% of global riverine plastic emissions into the ocean,” Sci Adv, vol. 7, no. 18, hlm. 1–13, 2021, doi: 10.1126/sciadv.aaz5803.

[10] H. Hapipah, B. Rubini*, A. Permanasari, Y. Kodama, dan I. Rachman, “Learning Innovation: PBL-STEM 4H Ecobrick material Teaching for 7th Graders to Enhance Ecoliteracy,” Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, vol. 12, no. 4, hlm. 1023–1042, 2024, doi: 10.24815/jpsi.v12i4.40691.

[11] D. Indra Jaya dkk., “Sentra Wisata dan Produk Hasil Pengolahan Sampah Desa Parangtritis,” Jurnal Atma Inovasia (JAI), vol. 2, no. 5, 2022, [Daring]. Tersedia pada: https://bantulkab.bps.go.id/

[12] S. D. Meyrena dan R. Amelia, “Analisis Pendayagunaan Limbah Plastik Menjadi Ecopaving Sebagai Upaya Pengurangan Sampah,” Indonesian Journal of Conservation, vol. 9, no. 2, hlm. 96–100, 2020, doi: 10.15294/ijc.v9i2.27549.

[13] R. Nirmalasari dkk., “Pemanfaatan Limbah Sampah Plastik Menggunakan Metode Ecobrick di Desa Luwuk Kanan,” Jurnal SOLMA, vol. 10, no. 3, hlm. 469–477, 2021, doi: 10.22236/solma.v10i3.7905.

[14] Siti Septia Aprilia, “Pengelolaan Limbah Sampah Plastik dengan Menggunakan Metode Ecobrick di Desa Cikakak,” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Abdi Putra, vol. 4, no. 2, hlm. 175–179, 2024, doi: 10.52005/abdiputra.v4i2.241.

[15] K. Sapanli, F. A. D. Putro, S. D. Arifin, A. H. Putra, H. A. Andamari, dan U. Anggraini, “Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Berbasis Circular Economy di Tingkat Desa: Pendekatan Sistem Dinamik,” Jurnal Wilayah dan Lingkungan, vol. 11, no. 2, hlm. 141–155, 2023, doi: 10.14710/jwl.11.2.141-155.

[16] D. Asteria dan H. Heruman, “Bank Sampah Sebagai Alternatif Strategi Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Tasikmalaya,” Jurnal Manusia dan Lingkungan, vol. 23, no. 1, hlm. 8, 2016.

[17] P. Limbah, M. Jelantah, M. Lilin, A. Di, B. Sampah, dan L. Winongo, “Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi Journal homepage :,” Pengabdian Kepada Masyarakat Teknologi dan Aplikasi, vol. 2, no. 1, hlm. 73–82, 2021.

[18] T. Trisniawati, D. W. Andini, dan W. S. Ratri, “Ecobrick sebagai Sarana Mewujudkan Masyarakat Inklusif,” Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, vol. 4, no. 3, hlm. 359–368, 2019, doi: 10.30653/002.201943.179.

[19] S. Fikri, R. W. Sururie, N. Furry, H. Paozan, B. Y. Wijaya, dan N. N. Iman, “Ecobrick sebagai solusi menangani sampah bagi masyarakat desa indragiri,” Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan, vol. 2, no. 3, 2022, doi: 10.59818/jpm.v2i3.35.

[20] V. A. H. Leyn, P. D. H. Ardana, Y. Adnyana, dan A. A. G. A. I. Prathama, “Pengelolaan Sampah Terpadu di Desa Kuwum : Studi Kasus Banjar Balangan dan Balangan Kangin Integrated Waste Management in Kuwum Village : A Case Study of,” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 1, no. 1, hlm. 61–82, 2025.

[21] R. T. Sari, “Studi Kasus Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Ecobrick pada Sekolah Lansia Desa Pendowoharjo,” 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://etd.repository.ugm.ac.id/penelitian/detail/203616

[22] S. Rahmatullah dan N. N. S. P. Verawati, “Pengelolaan Sampah Plastik Dengan Metode Ecobrick Sebagai Upaya Mendukung Sdgs Ke-12: Konsumsi Dan Produksi Yang Bertanggung Jawab,” Jurnal Wicara Desa, vol. 2, no. 6, hlm. 536–542, 2024, doi: 10.29303/wicara.v2i6.5594.

[23] M. Meran, “Ensiklik Laudato Si’,” Jurnal Masalah Pastoral, vol. 4, no. 1, hlm. 25–41, 2016, doi: 10.60011/jumpa.v4i1.21.

[24] Siswadi dan A. Syaifuddin, “PENELITIAN TINDAKAN PARTISIPATIF METODE PAR (PARTISIPATORY ACTION RESEARCH) TANTANGAN DAN PELUANG DALAM PEMBERDAYAAN KOMUNITAS,” Jurnal Institut Pesantren Sunan Drajat (INSUD)Lamongan, vol. 19, no. 02, hlm. 111–125, 2024, [Daring]. Tersedia pada: https://doi.org/10.55352/uq

[25] F. Wardani dan N. Khotimah, “Making Eco-Bricks as a Solution to Environmental Problems through Empowering Creative Children: A Case Study in Baruga District, Kendari City,” International Journal of Science and Society, vol. 3, no. 2, hlm. 214–221, 2021, doi: 10.54783/ijsoc.v3i2.331.

[26] I. M. Suidarma dan N. L. A. S. Antini, “Penerapan Ecobrick Sebagai Solusi dalam Mengurangi Jumlah Sampah Plastik di Desa Pemogan,” JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), vol. 7, no. 1, hlm. 157, Mar 2023, doi: 10.30595/jppm.v7i1.9918.

[27] A. Z. Majida, A. Muzaki, K. Karomah, dan M. Awaliyah, “Pemanfaatan Sampah Plastik dengan Metode Ecobrick Sebagai Upaya Mengurangi Limbah Plastik.” [Daring]. Tersedia pada: https://ejournal.ibntegal.ac.id/index.php/profetik

[28] “novasi Pengelolaan Sampah Plastik Implementasi Pelatihan Pembuatan Ecobrick Untuk IbuIbu PKK RW01 Desa Dermaji Kecamatan Lumbir Banyumas”.

[29] M. Vianney Iju, N. Mahendra Dinatha, M. Yuliana Kua, dan S. Citra Bakti, “PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK DALAM PEMBUATAN ECOBRICK UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SMP ST. AGUSTINUS LANGA,” 2024.

[30] M. W. Khaerudin dan I. S. Amalia, “Pengaruh pemberian edukasi pengolahan sampah terhadap pengetahuan dan sikap masyarakat di Desa Cihanjaro Kabupaten Kuningan,” Journal of Health Research Science, vol. 4, no. 02, hlm. 364–370, Nov 2024, doi: 10.34305/jhrs.v4i02.1380.

[31] Y. Ismail, “Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat,” ACADEMICS IN ACTION Journal of Community Empowerment, vol. 1, no. 1, hlm. 50, Agu 2019, doi: 10.33021/aia.v1i1.742.

[32] Md. T. Mia, M. Islam, J. Sakin, dan J. Al-Hamadi, “THE ROLE OF COMMUNITY PARTICIPATION AND COMMUNITY-BASED PLANNING IN SUSTAINABLE COMMUNITY DEVELOPMENT,” Asian People Journal (APJ), vol. 5, no. 1, hlm. 31–41, Apr 2022, doi: 10.37231/apj.2022.5.1.296.

[33] M. da Silva-Jean dan J. M. Kneippb, “‘Social learning, innovation, and sustainability: The search for directions beyond a systematic literature review,’” 15 April 2024, Elsevier Ltd. doi: 10.1016/j.heliyon.2024.e28431.

Downloads

Published

2026-01-30

Issue

Section

Articles