Analisis Efisiensi Dana Otonomi Khusus Papua dengan Metode Data Envelopment Analysis

Authors

  • Angelina Komala Universitas Atma Jaya Yogyakarta
  • Mario Rosario Wisnu Aji Universitas Atma Jaya Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.24002/modus.v38i2.15529

Abstract

This study aims to evaluate the efficiency of Special Autonomy Fund (Dana Otsus) utilization across six provinces in the Papua region, comprising 42 regencies and cities. The Dana Otsus has been expected to accelerate development and improve the welfare of the Papuan people. However, its efficiency has not been comprehensively evaluated, especially after the regional expansion implemented in 2022. This study uses the output-oriented Data Envelopment Analysis (DEA) method with the assumption of Variable Returns to Scale (VRS). The input variable used is the amount of Dana Otsus received by each region, while the output variables include the Human Development Index (HDI), Gross Regional Domestic Product (GRDP), Gini ratio, and Mean Years of Schooling (MYS). The analysis shows that seven regions are located on the efficient frontier relative to other regions, namely Paniai Regency, Puncak Regency, Mamberamo Tengah Regency, Manokwari Selatan Regency, Supiori Regency, Jayapura City, and Sorong City. Meanwhile, the majority of regions recorded efficiency scores below the efficient frontier, with Mappi, Asmat, and Intan Jaya Regencies recording the lowest relative efficiency scores. These findings indicate differences in the ability of regions to utilize Dana Otsus to generate development outcomes. The results provide a basis for evaluating regional performance and identifying practices that may serve as benchmarks for other regions in improving the utilization of Dana Otsus.

Keywords:  Special Autonomy Fund; efficiency; Data Envelopment Analysis; Papua; regional development.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efisiensi penggunaan Dana Otonomi Khusus (Dana Otsus) di enam provinsi wilayah Papua yang terdiri dari 42 kabupaten dan kota. Dana Otsus selama ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua. Namun, efisiensi penggunaan dana tersebut belum dievaluasi secara komprehensif, terutama setelah pemekaran wilayah pada tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) berorientasi output dan asumsi Variable Returns to Scale (VRS). Input yang digunakan adalah jumlah Dana Otsus yang diterima setiap daerah, sedangkan output terdiri dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Rasio Gini, dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS). Hasil analisis menunjukkan bahwa tujuh daerah berada pada efficient frontier relatif terhadap daerah lain, yaitu Kabupaten Paniai, Kabupaten Puncak, Kabupaten Mamberamo Tengah, Kabupaten Manokwari Selatan, Kabupaten Supiori, Kota Jayapura, dan Kota Sorong. Sementara itu, mayoritas daerah memiliki skor efisiensi di bawah efficient frontier, dengan Kabupaten Mappi, Kabupaten Asmat, dan Kabupaten Intan Jaya mencatat skor efisiensi relatif terendah. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan kemampuan antardaerah dalam memanfaatkan Dana Otsus untuk menghasilkan capaian pembangunan. Hasil penelitian dapat menjadi dasar dalam mengevaluasi kinerja daerah serta mengidentifikasi praktik yang dapat dijadikan acuan bagi daerah lain dalam meningkatkan pemanfaatan Dana Otsus.

Kata kunci:    Dana Otonomi Khusus; efisiensi; Data Envelopment Analysis; Papua; pembangunan daerah.

References

Amir, M., & Robertus, M. H. (2022). Efisiensi Teknis dan Faktor Produksi yang Mempengaruhi Usaha Tani Padi Sawah Tadah Hujan (Studi Kasus di Desa Bonto Mate’ne Kecamatan Rusuk Kabupaten Maros). Jurnal Agribis, 10(1), 95–108. https://ejournals.umma.ac.id/index.php/agribis/article/view/1272

Arisma, M., & Robertus, M. H. (2024). Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia, Tenaga Kerja, dan Tabungan terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kab/Kota di Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017-2021. Diponegoro Journal of Economics, 13(1), 51–59. https://doi.org/10.14710/djoe.42737

Arsyad, L. (1999). Pengantar Perencanaan dan Pembangunan Ekonomi Daerah. Badan Penerbitan Fakultas Ekonomi (BPFE).

Assyifa, B. S. A., & Muttaqin, A. A. (2024). Pengaruh Desentralisasi Fiskal terhadap Pengalokasian Belanja Modal di Kabupaten dan Kota Nusa Tenggara Barat. Journal of Development Economic and Social Studies, 3(1), 16–28. https://doi.org/10.21776/jdess.2024.03.1.2

Athaya, C. G. (2021). Efisiensi alokasi Dana Otonomi Khusus sektor kesehatan terhadap derajat kesehatan masyarakat Aceh tahun 2015-2019. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry.

Bado, B., & Hasbiah, S. (2017). Analisis Pertumbuhan Belanja Sektor Pendidikan terhadap Capaian Rata-Rata Lama Sekolah di Sulawesi Selatan. Economix, 5(1), 238–249.

Boari, Y., Hosio, Y. F., Paula, D. Y., & Biweng, M. P. (2023). Analisis Penentuan Sektor Unggulan sebagai Upaya Meningkatkan Perekonomian Daerah di Kota Jayapura. MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin, 1(3), 425–436. https://doi.org/10.60126/maras.v1i3.76

Budiratna, H., & Qibthiyyah, R. M. (2020). Evaluasi atas Transfer Dana Otonomi Khusus di Aceh, Papua, dan Papua Barat. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 1(5), 402–414. https://doi.org/10.36418/jiss.v1i5.103

Coelli, Tim., Rao, D. S. P., O’Donnell, C. J., & Battese, G. E. (2005). An introduction to efficiency and productivity analysis. Springer. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/b136381

Cook, W. D., Tone, K., & Zhu, J. (2014). Data envelopment analysis: Prior to choosing a model. Omega, 44, 1–4. https://doi.org/10.1016/j.omega.2013.09.004

Cooper, W. W., Seiford, L. M., & Tone, K. (2007). Data Envelopment Analysis. Springer US. https://doi.org/10.1007/978-0-387-45283-8

Dama, H. Y., Lapian, A. L. C. P., & Sumual, J. I. (2016). Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap tingkat kemiskinan di Kota Manado (Tahun 2005–2014). Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 16(3), 549–561.

Dewi, D. M., Saingan, A. F., & Fahmi, Y. (2022). Kontribusi Teknologi Informasi dan Komunikasi terhadap Rata-Rata Lama Sekolah di Pulau Jawa. PAKAR Pendidikan, 20(1), 24–36.

Fadila, S., & Sebayang, A. F. B. R. (2026). Pengukuran Kinerja Pembangunan Jawa Barat Tahun 2019-2023: Pendekatan Data Envelopment Analysis (DEA). Bandung Conference Series: Economics Studies, 6(2), 537–546. https://doi.org/10.29313/bcses.v6i2.26059*

Finuliyah, F., & Khusaini, M. (2022). Pendapatan Asli Daerah, Belanja Infrastruktur terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Antar Wilayah. Journal of Development Economic and Social Studies, 1(1), 18–28. https://doi.org/10.21776/jdess.2022.01.1.3

Gavurova, B., Kocisova, K., Belas, L., & Krajcik, V. (2017). Relative efficiency of government expenditure on secondary education. Journal of International Studies, 10(2), 329–343. https://doi.org/10.14254/2071-8330.2017/10-2/23

Hafizrianda, Y. (2016). Efisiensi dan Efektifitas Pengelolaan Keuangan Daerah di Provinsi Papua: Suatu Penerapan Data Envelopment Analysis di Sektor Pendidikan. Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah, 1(1), 55–68. https://doi.org/10.52062/keuda.v1i1.742

Ham, U., & Octaviani, H. (2022). Dampak Kebijakan Otonomi Khusus Terhadap Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia di Papua. Musamus Journal of Public Administration. 2022, 5(1), 65–78.

Hartati, Y. S. (2022). Analisis Ketimpangan Ekonomi di Provinsi Papua. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 14(2), 19–29. https://doi.org/10.55049/jeb.v14i2.116

Hasibuan, M. J. A., Rusgiyono, A., & Safitri, D. (2019). Pemodelan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di Provinsi Jawa Tengah Menggunakan Bootstrap Aggregating Multivariate Adaptive Regression Splines (Bagging Mars). Jurnal Gaussian, 8(1), 139–148. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/gaussian

Korain, F., Kaunang, M., & Egetan, M. (2020). Implementasi kebijakan Dana Otonomi Khusus bidang pendidikan di Kota Sorong Provinsi Papua Barat. Jurnal Administrasi Publik, 5(86).

Kum, K., & Sasmito, C. (2018). Analisis Implementasi Pengelolaan Dana Otonomi Khusus Papua Berbasis Program Rencana Strategis Pembangunan Kampung (RESPEK) di Kabupaten Mnimika Provinsi Papua. Reformasi: Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 8(1), 84–99. https://jurnal.unitri.ac.id/index.php/reformasi/article/view/1076

Lubis, Z. H., Silaban, L. D. Y., Panjaitan, C. T., & Marpaung, O. D. (2025). Pengaruh Rata-Rata Lama Sekolah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Sumatera Utara. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 7115–7120. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.2840

Maharani, A., Liza, L., Raihan, A. F., Hidayatullah, M. R., & Putra, A. R. (2025). Analisis Kesejahteraan dan Ketimpangan Pendapatan (Gini Ratio) Terhadap Tingkat Pengangguran di Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Mirai Management, 10(1), 514–526. https://journal.stieamkop.ac.id/index.php/mirai/article/view/9258

Mirza, D. S. (2012). Pengaruh Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi, dan Belanja Modal terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Jawa Tengah Tahun 2006-2009. Economics Development Analysis Journal, 1(1).

Mustikawati, R., & Maulana, A. (2020). Provinsi Papua Sebelum dan Setelah 18 Tahun Pemberian Dana Otonomi Khusus. Jurnal Public Policy, 6(2), 81–89. https://doi.org/10.35308/jpp.v6i2.2401

Muttaqin, A. (2014). Otonomi Khusus Papua: Sebuah Upaya Merespon Konflik dan Aspirasi Kemerdekaan Papua. Politika: Jurnal Ilmu Politik, 4(1), 5–18. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/politika/article/view/6064

Ningsih, K. S., Frinaldi, A., & Magriasti, L. (2023). Desentralisasi Fiskal dalam Penyelenggaraan Otonomi Daerah di Indonesia. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan, 7(3), 2606–2614. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i3.5389

Oates, W. E. (1999). An Essay on Fiscal Federalism. Journal of Economic Literature, 37(3), 1120–1149. https://doi.org/https://doi.org/10.1257/jel.37.3.1120

Purba, K. F., Intan, D. R., Tafarini, M. F., Sari, Y., Wardani, A., & Yuliani, M. T. (2025). Analisis Perkembangan Produksi dan Efisiensi Teknis Komoditas Pangan di Indonesia. Agrifo: Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh, 10(2), 144–157. https://doi.org/10.29103/ag.v10i2.24325

Rambe, R. A. (2020). Inefisiensi Belanja Pemerintah Daerah di Indonesia: Pendekatan DEA dan Regresi Logit. Indonesian Treasury Review: Jurnal Perbendaharaan, Keuangan Negara dan Kebijakan Publik, 5(4), 311–324.

Said, A. R. A. (2016). Pembagian Kewenangan Pemerintah Pusat-Pemerintah Daerah dalam Otonomi Seluas-luasnya Menurut UUD 1945. FIAT JUSTISIA: Jurnal Ilmu Hukum, 9(4). https://doi.org/10.25041/fiatjustisia.v9no4.613

Salmawati, Fikri, A., & Kopong, A. H. (2024). Analysis of Economic Growth on the Use of Special Autonomy Funds on Papua Poverty. Jurnal Manajemen Bisnis, 11(2), 1654–1666. https://doi.org/10.33096/jmb.v11i2.800

Santina, R. (2024). Pengaruh Desentralisasi dan Otonomi Daerah terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Indonesia. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 9496–9502. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp

Sulaeman, A. S., & Silvia, V. (2019). Pendapatan Asli Daerah, Transfer Daerah, dan Belanja Modal, Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Ekonomi Regional di Indonesia. Jurnal Aplikasi Akuntansi, 4(1), 97–112. https://doi.org/10.29303/jaa.v4i1.61

Suriadi, H., Frinaldi, A., Putri, N. E., Asnil, A., & Nofranita, W. (2024). Optimalisasi Penggunaan Dana Otonomi Khusus untuk Percepatan Pembangunan di Provinsi Papua. Jurnal Menara Ilmu, 18(2), 77–86. https://doi.org/10.31869/mi.v18i2.4954

Suryaningsih, N. N., Utama, M. S., & Yasa, I. N. M. (2015). Dampak kinerja keuangan daerah terhadap kesejahteraan masyarakat kabupaten/kota di Provinsi Bali. E-Jurnal Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, 4(8), 537–554.

Syafira, R., Khoirudin, R., & A’yun, I. Q. (2024). Pengaruh Dana Otonomi Khusus, Pengeluaran Perkapita, Umur Harapan Hidup Saat Lahir, Harapan Lama Sekolah, dan Rata-Rata Lama Sekolah Terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Provinsi Papua Tahun 2014-2022. Jurnal Simki Economic, 7(1), 96–105. https://doi.org/10.29407/jse.v7i1.486

Syairoji, A., Rusdiana, R., & Malihah, L. (2024). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Rata–Rata Lama Sekolah terhadap Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Banjar. Jurnal Litbang Kota Pekalongan, 22(2), 80–87. https://doi.org/10.54911/litbang.v22i2.333

Syali, T., Muhibuddin, A., & Saleh, H. (2020). Pengaruh Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Sorong Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Papua Barat. Urban and Regional Studies Journal, 3(1), 32–40. https://doi.org/10.35965/ursj.v3i1.516

Tarumingkeng, W. A., Rumate, V. A., & Rotinsulu, T. O. (2018). Pengaruh Belanja Modal dan Tingkat Kemiskinan terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Sulawesi Utara. Jurnal Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Daerah, 19(2), 82–95.

Tatogo, M., Allo Layuk, T., & Bharanti, B. E. (2018). Pengelolaan Dana Otonomi Khusus Bidang Pendidikan di Kabupaten Nabire. KEUDA Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah, 3(2), 63–83. https://doi.org/10.52062/keuda.v3i2.708

Tryatmoko, M. W. (2012). Politik Kebijakan Pengelolaan Dana Otonomi Khusus Papua. Jurnal Penelitian Politik, 9(1), 81–98.

Warouw, S., Nangoy, G., & Runtu, T. (2016). Analisis penggunaan Dana Otonomi Khusus pada Pemerintah Kota Sorong di Provinsi Papua Barat. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 16(1), 627–637.

Widiprana, R. B. (2022). Analisis Pengaruh Dana Otonomi Khusus dan Pendapatan Asli Daerah terhadap Produk Domestik Regional Bruto pada Kabupaten dan Kota di Provinsi Papua Barat. Jurnal Lensa Ekonomi, 16(2), 200–213. https://doi.org/10.30862/lensa.v16i02.246

Yasni, R., & Yulianto, H. (2020). Peran Belanja Modal dan Belanja Bantuan Sosial Pemerintah Daerah terhadap Ketimpangan Pendapatan di Indonesia. Substansi: Sumber Artikel Akuntansi Auditing dan Keuangan Vokasi, 4(1), 39–63. https://doi.org/https://doi.org/10.35837/subs.v4i1.819

Downloads

Published

2026-09-29

Issue

Section

Articles