ANALISA FRAUD DIAMOND DALAM PENDETEKSIAN TINDAKAN FINANCIAL SHENANIGANS

Anggreni Dian Kurniawati

Abstract


ABSTRACT

Conflicts of interest between investors as principals and management as agents that often benefit one party, triggering fraud in financial reporting. Fraudulent financial statements can be indicated by the existence of financial shenanigans, namely opportunistic earnings management actions that cause the financial statements presented to be inconsistent with the actual company performance. The study used four components of the fraud diamond that were suspected of causing financial shenanigans to occur in the company. This study will use the earnings manipulation shenanigans. The sample of this research is companies listed on the Indonesia Stock Exchange with the 2016-2018 observation period. Hypothesis testing is done by using multiple regression tests. The results of this hypothesis testing indicate that the two components of fraud diamond, namely pressure proxied by financial targets and rationalization, which is proxied by total accruals, have a positive effect on financial shenanigans. The results of this study fail to prove that the other two components of fraud diamond, namely opportunities that are proxied by nature of industry, have a negative effect on financial shenanigans and the change of directors has no effect on financial shenanigans. The results of this study are expected to be a reference for auditors in detecting fraudulent financial statements that occur because of  financial shenanigans.

Keywords:     earning manipulation shenanigans; financial shenanigans; financial statement fraud; fraud diamond

ABSTRAK

Konflik kepentingan antara investor selaku prinsipal dengan manajemen selaku agen yang seringkali menguntungkan satu pihak sehingga memicu terjadinya kecurangan dalam pelaporan keuangan. Kecurangan laporan keuangan dapat ditandai dengan adanya tindakan financial shenanigans yaitu tindakan manajemen laba oportunistik yang menyebabkan laporan keuangan yang disajikan tidak sesuai dengan kinerja perusahaan sebenarnya. Penelitian menggunakan empat komponen fraud diamond yang diduga menyebabkan terjadinya tindakan financial shenanigans yang terjadi di perusahaan. Penelitian ini akan menggunakan earnings manipulation shenanigans. Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan periode amatan tahun 2016-2018. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji regresi berganda. Hasil pengujian hipotesis ini menunjukkan bahwa dua komponen fraud diamond yaitu tekanan yang diproksikan dengan target keuangan dan rasionalisasi yang diproksikan dengan total akrual berpengaruh positif terhadap financial shenanigans. Hasil penelitian ini tidak berhasil membuktikan bahwa dua komponen fraud diamond lainnya yaitu peluang yang diproksikan dengan nature of industry berpengaruh negatif terhadap financial shenanigans dan pergantian direksi tidak berpengaruh terhadap financial shenanigans. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan auditor dalam melakukan pendeteksian terhadap kecurangan laporan keuangan yang terjadi karena adanya tindakan financial shenanigans ini.

Kata kunci:     earnings manipulation shenanigans; financial shenanigans; kecurangan laporan keuangan; fraud diamond

Full Text:

PDF

References


Abdullahi, R. (2015). Fraud Triangle Theory and Fraud Diamond Theory: Understanding the Convergent and Divergent For Future Research. International Journal of Academic Research in Accounting, Finance and Management Sciences, 5 (4), 38–45.

ACFE. (2019). Report to Nation. Survey Report, Association of Certified Fraud Examiner.

ACFEI. (2019). Survai Fraud Indonesia 2019. Survai, Indonesia: Association of Certified Examiners Chapter #111.

Annisya, M. (2016). Pendeteksian Kecurangan Laporan Keuangan Menggunakan Fraud Diamond. Jurnal Bisnis dan Ekonomi (JBE), 23 (1), 72 – 89.

Asyik, N.F., dan Sulistyo. (2000). Kemampuan Rasio Keuangan Dalam Memprediksi Laba (Penetapan Rasio Keuangan sebagai Discriminator). Journal of Indonesian Economy and Business (Universitas Gadjah Mada Yogyakarta), 15 (3), 313-331.

Cressey, D. (1953). The Internal Auditor as Fraud Buster. Managerial Auditing Journal. MCB University Press.

Dechow, P.M., Sloan, R.G., Larson, C.R., dan Ge, W. (2011). Predicting Material Accounting Misstatements. Contemporary Accounting Research, 28 (1), 17-82.

Febrininta, C.N., dan Siregar, S.V. (2014). Manajemen Laba Akrual, Manajemen Laba Riil, dan Biaya Modal. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 5 (3), 365-379.

Goel, S. (2013). Decoding Gimmicks of Financial Shenanigans in Telecom Sector in India. Accounting and Management Information Systems, 12 (1), 118–131.

Gunawan, I. (2017). Pengantar Statistika Inferensial. Cetakan Kedua. Depok: Rajagrafindo Persada.

Harahap, D.A.T. (2017). Pengujian Fraud Diamond dalam Kecurangan Laporan Keuangan (Studi Kasus Pada Perusahaan Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indoneisa tahun 2011-2015). e-Proceeding of Management, 4(1).

Hartomo, G. (2019). Kronologi Kasus Laporan Keuangan Garuda Indonesia hingga Kena Sanksi. September. https://www.google.com/amp/s/economy.okezone.com/amp/2019/06/28/320/2072245/kronologi-kasus-laporan-keuangan-garuda-indonesia-hingga-kena-sanksi.

Hartono, J. (2017). Metodologi Penelitian Bisnis Salah Kaprah dan Pengalaman-pengalaman Edisi 6. Yogyakarta: BPFE - YOGYAKARTA.

Hasan, M.S., Omar, N., Barnes, P., dan Handley-Schachler, M. (2017). A Cross-country Study on Manipulations in Financial Statements of Listed Companies Evidence from Asia. Journal of Financial Crime (Emerald Insight), 24 (4), 656–677.

Healy, P.M., dan Wahlen, J.M. (1999). A review of the earnings management literature and its implications for Standard Setting. Accounting Horizons, 13 (4), 365-383.

IAPI. (2015). Standar Profesional Akuntan Publik. Jakarta: Institut Akuntan Publik Indonesia.

Kim, J.B., dan Sohn, B.C. (2013). Real Earnings Management and Cost of Capital. Journal of Accounting and Public Policy. 32 (6).

Lestari, D.I.T. (2020). Analisis Faktor Risiko yang Mempengaruhi Financial Statement Fraud: Prespektif Diamond Fraud Theory. Jurnal Akuntansi dan Pajak, 20 (2), 109-125.

Mardiyani, I. (2018). Pengaruh Fraud Diamond Terhadap Kecurangan Dalam Laporan Keuangan (Studi Pada Perusahaan Sektor Pertambangan di Bursa Efek Indonesia 2012-2016).

Mohammed, R., Salih, L.G.A., dan Inguva, S. (2015). Evaluating Financial Evidences and Early Detection of Financial Shenanigans - A study on the United Arab Emirates. ResearchGate (ResearchGate) 0-10.

Nugraheni, N.K. (2017). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Financial Statement Fraud: Prespektif Diamond Fraud Theory (Studi Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2014-2016).

Oktarigusta, L. (2017). Analisis Fraud Diamond Untuk Mendeteksi Terjadinya Financial Statement Fraud Di Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2012-2015).

Putri, R.A. (2015). Analisis Fraud Diamond Dalam Mendeteksi Fraudulent Financial Statement (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di BEI tahun 2011-2014).

Saphiro, S.P. (2005). Agency Theory. Annual Review of Sociology.

Schilit, H.M. (2010). Financial Shenanigans: How to Detect Accounting Gimmicks and Fraud in Financial Reports. New York: McGraw-Hill, Inc.

Sihombing, K.S. (2014). Analisis Fraud Diamond Dalam Mendeteksi Financial Statement Fraud: Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2012, 3 (2), 1-12.

Skousen, J.C., Wright, C.J., dan Smith, K.R. (2008). Detecting and Predicting Financial Statement Fraud: The Effectiveness of the Fraud Triangle and SAS No.99.

Skousen, B.J.T., dan Christopher J. (2009). Fraud in Emerging Markets: A Cross Country Analysis. http://ssrn.com/abstract=1340586.

Steinbart, P.J., dan Romney, M.B. (2014). Sistem Informasi Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat.

Sukrisnadi, D. (2010). Pemakaian Ukuran F-Score dalam Kasus-Kasus Salah Saji Laporan Keuangan di Pasar Modal Indonesia. Thesis, Universitas Indonesia.

Tuanakotta, M.T. (2010). Akuntansi Forensik dan Audit Investigatif. Jakarta: Penerbit Salemba Empat.

Tuanakotta, M.T. (2014). Audit Berbasis ISA (International Standards on Auditing). Jakarta: Salemba Empat.

Tunjungsari, P. (2018). Pengaruh Fraud Diamond dalam Mendeteksi Financial Statement Fraud (Studi Empiris pada Perusahaan Ritel yang Terdaftar di BEI Tahun 2014-2016).

Veranita, H. (2017). Pengaruh Fraud Triangle Terhadap Tingkat Risiko Terjadinya Fraudulent Financial Statement. Yogyakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Atma Jaya.

Wicaksana, E.A. (2019). Pendeteksian Kecurangan Laporan Keuangan Pada Perusahaan Pertambangan Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal RAK (Riset Akuntansi Keuangan), 4 (1).

Wolfe, D.T., dan Hermanson, D.R. (2004). The Fraud Diamond: Considering the Four Elements of Fraud. CPA Journal, 74 (12), 38-42.

Yesiariani, M., dan Rahayu, I. (2017). Deteksi Financial Statement Fraud: Pengujian dengan Fraud Diamond. Jurnal Akuntansi & Auditing Indonesia, 21 (1), 49-60.

Zang, A.Y. (2012). Evidence on the Trade-off between Real Activities Manipulation and Accrual-Based Earnings Management. The Accounting Review (American Accounting Association), 87 (2), 675–703.

Zhou, W., dan Kapoor, G. (2011). Detecting Evolutionary Financial Statement Fraud. Decision Support Systems, Elsevier, 50 (3), 570-575.

Zimbelman, M.F., Albrecht, C.C., Albrecht, W.S., dan Albrecht, C.O. (2017). Akuntansi Forensik Edisi 4 (Terjemahan). Jakarta: Salemba Empat.




DOI: https://doi.org/10.24002/modus.v33i2.4658

Refbacks

  • There are currently no refbacks.